Cegah COVID-19, Tim Gabungan Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Kota Wasior

  • Whatsapp

WASIOR – Tim gabungan yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Teluk Wondama bersama dengan komunitas masyarakat dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) melakukan penyemprotan disinfektan untuk meminimalisasi penyebaran virus Corona di kota Wasior, Kamis.

Sasaran penyemprotan adalah para pengendara yang melintas berikut kendaraan yang dipakai. Selain itu penyemprotan disinfektan yang melibatkan personil TNI/Polri, Satpol PP, Petugas BPBD serta komunitas KKSS Teluk Wondama juga menyasar fasilitas publik seperti pasar, bank juga kompleks pertokoan.

Bacaan Lainnya

Bupati Teluk Wondama Bernadus Imburi selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 ikut hadir memantau kegiatan tersebut. Orang nomor satu Wondama itu mengapresiasi kerjasama berbagai pihak dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona di Wondama.

“Penyemprotan disinfektan ini melibatkan banyak pihak termasuk saudara-saudara dari KKSS. Terlepas dari siapa-siapa yang terlibat, semuanya sifatnya kemanusiaan yang kita lakukan demi keselamatan dan keamanan rakyat Wondama termasuk kita petugas ada di dalamnya, “ ucap Imburi.

Ketua KKSS Teluk Wondama selaku inisiator kegiatan penyemprotan disinfektan Rusman Latief mengatakan penyemprotan cairan antiseptik itu akan dilakukan secara rutin dua kali seminggu.

“Kita lakukan dua kali seminggu. Sasaran utama adalah para tukang ojek karena ojek merupakan alat transportasi utama di kota Wasior. Ini kita lakukan untuk membantu pemerintah memerangi virus Corona, “ kata Rusman yang merupakan eks Kapolsek Wasior.

Adapun Bupati Imburi dalam kesempatan itu mengajak semua pihak agar tidak memandang remeh COVID-19 yang saat ini telah menjadi pandemi global dan telah membunuh ratusan ribu orang di seluruh penjuru dunia. Namun demikian dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak sampai dilanda kekuatiran berlebihan.

“ Kita tidak boleh anggap remeh situasi tetapi kita juga jangan lalu berputus asa dan terjebak dalam kekuatiran. Saya percaya Tuhan yang kita sembah bukan Tuhan pembunuh tapi Tuhan yang Penyayang sehingga dia akan dengan cara yang kita tidak pahami virus ini akan selesai, “ ujar Imburi. (Nday)

Pos terkait