Angkat Pariwisata, Pemuda Distrik Roon Selenggarakan Kursus Bahasa Inggris bagi Pelajar SD dan SMP

  • Whatsapp

WASIOR – Para pemuda Distrik Roon, Kabupaten Teluk Wondama punya cara tersendiri untuk membangun kampung halaman mereka yang kaya potensi pariwisata juga aneka tradisi dan budaya yang unik.

Menggandeng Lembaga PKBM Eniwam Sainuy, para pemuda setempat menyelenggarakan kursus Bahasa Inggris bagi pelajar tingkat SD dan SMP di Distrik Roon. Mereka ingin ke depan, semua anak muda Pulau Roon mampu berbicara Bahasa Inggris sehingga bisa mengangkat potensi pariwisata setempat sekaligus menjadi pelaku dari industri pariwisata itu sendiri.

Sabtu, 10 Oktober 2020, kursus Bahasa Inggris yang digagas para pemuda itu resmi dimulai. Sebanyak 84 pelajar SD dari berbagai sekolah di distrik Roon telah terdaftar menjadi peserta kursus yang direncanakan berlangsung sampai 10 Desember 2020.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Hendrik Rico Tetelepta hadir untuk membuka kursus tersebut. Ikut hadir 7 kepala kampung se distrik Roon bersama anggota badan musyawarah kampung (Bamuskam).

“Sebagai anak muda kita tidak bisa tinggal diam, kita harus melangkah. Pemuda harus bergerak untuk jadi pelopor (kemajuan kampung), “ujar Yefta Ayamiseba, salah satu dari Pemuda Roon yang menjadi inisiator kegiatan yang juga sekaligus sebagai pelatih kursus melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Sabtu malam.

Frans Imburi, salah satu mentor kursus Bahasa Inggris dari PKBM Eniwam Saninuy menambahkan, pemuda harus tampil sebagai garda terdepan dalam pembangunan.

Karena itu dia mendorong para pemuda Roon untuk dituntut untuk terus melakukan kerja nyata bagi kemajuan distrik Roon terutama yang berhubungan dengan penyiapan SDM.

“Kita tidak tunggu sampai rambut memutih baru mulai. SDM itu menjadi kunci untuk manusia bisa menikmati semua kekayaan alam yang Tuhan sudah berikan. Dengan SDM yang bagus, maka kita akan bisa merdeka dari kebodohan dan merdeka dari kemiskinan, “ ujar Frans yang pernah lama tinggal di Australia dan Jerman.

Kepala Dinas PMK Hendrik Tetelepta mengapresiasi inisiatif yang dilakukan para pemuda Distrik Roon. Dia menilai apa yang dilakukan itu merupakan terobosan yang baik dalam rangka menyiapkan SDM generasi muda Pulau Roon sehingga bisa menjadi pelaku pembangunan khususnya pada sektor pariwisata yang merupakan potensi unggulan Distrik Roon.

“Tidak ada kata terlambat. Kami mendukung program ini bisa berkelanjutan, dimulai dari Roon menyebar sampai ke kampung-kampung sehingga tidak ada kata bahwa orang kampung tidak bisa. Mulai dari sekarang anak-anak Wondama, anak Papua harus bangkit jadi tuan di negeri sendiri, “ ujar Tetelepta.

Kepala Kampung Mena Simon Wonemseba mewakili 7 kepala kampung se distrik Roon dalam kesempatan itu menyatakan mendukung penuh pelaksanaan kursus Bahasa Inggris di Distrik Roon. Dia bahkan menyatakan kursus Bahasa Inggris akan dibuat menjadi kegiatan tahunan yang dibiayai dengan dana desa.

“Kami akan mendorong ini terus untuk dapat terlaksana di setiap tahun anggaran sampai dengan kami memastikan bahwa anak-anak di Roon semua tahu berbahasa Inggris, “ucap Simon.

Ketua PKBM Eniwam Sainuy Frangki Semboari membenarkan bahwa kursus Bahasa Inggris yang dilakukan itu adalah inisiatif dari para pemuda Roon sendiri. Tidak sekedar sebagai penyelenggara, para pemuda Roon juga diberdayakan sebagai mentor alias pelatih kursus. Sebab, ada sekitar 30 pemuda Roon sebelumnya pernah mengikuti kursus Bahasa Inggris beberapa bulan lalu sehingga mereka sendiri sudah memiliki kemampuan berbahasa Inggris.

“Ini adalah inisiatif dari para pemuda yang diteruskan Lembaga PKBM Eniwam Sainuy. Kegiatan ini berjalan dengan modal semangat saja. Dan ini membuktikan bahwa para pemuda di sini punya niat baik untuk mau membangun sumber daya manusia, “kata Frengki yang merupakan guru SMPN Wasior. (Nday)

Pos terkait