Warga Protes Oknum DPRD Wondama Tidak Ikut Dikarantina Padahal Baru Tiba dari Zona Merah Covid-19

  • Whatsapp

WASIOR – Keharusan menjalani karantina di Wisma Isolasi bagi penumpang kapal yang baru tiba di Wasior dari daerah zona merah Covid-19 yang diterapkan Pemkab Teluk Wondama menuai polemik.

Warga protes karena salah satu oknum pimpinan DPRD yang baru tiba di Wasior dari Manokwari menggunakan KM. Ekspress Bahari pada Minggu malam tidak ikut dibawa untuk menjalani karantina.

Yang bersangkutan kabarnya diminta melakukan karantina mandiri di rumah.
Padahal puluhan penumpang lainnya yang sama-sama baru turun dari kapal langsung diangkut menuju Wisma Isolasi di Iriati untuk dikarantina selama 14 hari. Perlakuan berbeda itupun membuat warga kecewa.

“Kenapa kitorang yang lain disuruh karantina semua baru pejabat bisa bebas naik kendaraan sendiri pulang tidur di rumah. Itu ada anggota DPRD tadi dijemput naik mobil sendiri berarti pemerintah ini tidak adil, kalau pejabat bisa bebas pilih tapi masyarakat kecil harus karantina, ini bagaimana, “ protes seorang warga yang juga baru turun dari KM. Ekspress Bahari di posko pemeriksaan Covid-19 di Pelabuhan Wasior, Minggu malam.

Terkait hal itu, Wakil Bupati Paulus Indubri yang ikut memantau kedatangan penumpang di Pelabuhan Wasior menyatakan akan meminta oknum anggota DPRD tersebut agar ikut menjalani karantina di Wisma Isolasi di Iriati.

“Nanti saya minta supaya beliau juga dikarantina sama-sama, “ ujar Indubri singkat. (Nday)

img class="details-image" src="https://kabartimur.com/wp-content/uploads/2020/05/GARIS-PUTIH.png" draggable="false" alt="">

Pos terkait