Terbentur Dana, Cetak 150 Hektar Sawah Baru di Wondama Ditunda

  • Whatsapp

WASIOR – Rencana pencetakkan 150 hektar sawah baru di Distrik Nikiwar, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat yang sedianya dilakukan tahun ini dipastikan batal terlaksana. Pembukaan sawah baru itu merupakan program dari Kementerian Pertanian dalam rangka mendukung swasembada beras.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Teluk Wondama Metusalak Boseren mengatakan, pencetakkan sawah baru itu terpaksa ditunda ke tahun depan karena pelaksana kegiatan kesulitan mendapatkan alat berat untuk membuka lahan.

“Pelaksananya adalah TNI AD karena ini sifatnya swakelola. Tapi kendalanya alat berat. Di sini tidak ada alat berat yang bisa dipakai. Pagu anggaran terbatas jadi tidak bisa bawa alat berat dari luar masuk jadi sementara dipending, “ ungkap Boseren.

Hal itu disampaikannya pada acara tatap muka Bupati Bernadus Imburi dengan masyarakat distrik Nikiwar di Kampung Werabur, Kamis.
Boseren mohon maaf kepada petani setempat terutama para transmigran di Kampung Werianggi dan Tamoge yang telah bersiap diri untuk menggarap sawah tersebut.

“Jadi kami mohon maaf nanti diupayakan tahun depan. Kami upayakan agar pagu anggarannya ditambah supaya bisa ada biaya sewa alat berat. Kami sudah sampaikan juga kendala ini kepada Desk Otonomi Khusus. Mereka berjanji akan sampaikan ini ke pusat, “ lanjut Boseren.

Sekedar diketahui, pencetakkan sawah baru dengan pelaksana TNI AD sebelumnya telah dilakukan di Kampung Sobei Indah, Distrik Teluk Duairi seluas 150 hektar pada 2016. Kemudian pada 2017 dibuka lagi 50 hektar di Distrik Rasiei. (Nday).

Pos terkait