Tanpa Sepengetahuan, Caleg PBT Mendapat Dukungan Tim Relawan

  • Whatsapp

MANOKWARI- Bursa Politik yang mulai mencuat di tahun 2018 lalu memiliki berbagai ragam cerita, dari sekian cerita yang ada, beberapa diantaranya memperlihatkan suatu kemajuan berdemokrasi bagi masyarakat Indonesia khususnya di Papua Barat.

Salah satu cerita yang menarik, berkaitan dengan ketua partai PSI Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat, Patrix Barumbun Tandirerung atau yang akrab disapa “Bang Che”. Tanpa sepengetahuannya, sekelompok pemuda di kabupaten itu membentuk tim relawan yang bertujuan untuk mendorong perjuangan bang Che menuju Kursi Legislatif Kabupaten Manokwari.

Informasi yang diterima kabartimur.com, Anggota yang tergabung didalam tim ini berasal dari berbagai kelompok, dengan motivasi utama adalah memperjuangkan orang yang mereka nilai memiliki kemampuan untuk memperjuangkan kemajuan Kabupaten Manokwari Lima Tahun Kedepan.

Dikonfirmasi Media, Ketua Tim yang enggan menyebutkan namanya menjelaskan bahwa motivasi perjuangan mereka mencakup banyak hal, salah satunya adalah melawan image buruk terhadap sistem perpolitikan di Indonesia, melawan isu yang selalu melanda perpolitikan indonesia sebagai politik uang dan segala macam jenis tuduhan lainnya.

Baca Juga :   Sekda Manokwari Ajak ASN dan Masyarakat Berpartisipasi Aktif Dalam SP Online 2020

” kami ingin memperjuangkan sistem politik yang berorientasi pada kapasitas dan kompetensi figur, bukan hanya soal kedekatan, karena uang dan lain-lain” katanya.

Alasan kenapa tidak mau menyebut namanya adalah untuk tetap menjaga komunikasi dengan warga lainnya yang tidak tergabung dalam tim mereka, ia mengatakan bahwa sistem kerja mereka tidak tampil diatas panggung, mereka lebih banyak melakukan diskusi dalam merekrut anggota.

Disampaikan juga bahwa, keberadaan mereka sebagai tim relawan baru diketahui Caleg yang mereka dukung setelah berjalan kurang lebih 3 bulan, jauh sebelum proses pencalonan, pada saat itu terpaksa harus segerah memperkenalkan diri kepada Caleg yang mereka dukung sebab mereka tidak tega lagi selalu menghindar dari Patrix selama melakukan diskusi pergerakan tim.

” Awalnya kami hampir tidak pernah lagi duduk bersama dengan bang Che, kami lebih sering berdiskusi untuk membahas perkembangan kelompok yang kami bangun, sebab perekrutan yang kami lakukan cukup rumit, satu orang yang kami ajak bergabung baru bisa tembus apabilah sudah dipastikan aman, sebab itu tadi, kerahasiaan harus kami jaga, kalau kami sementara diskusi lalu kemudian bang che datang kami langsung bubar dan pindah ke tempat lain, kejadian ini berlangsung cukup lama, karena kasihan melihat bang che yang kadang terkucilkan maka, kami putuskan untuk memanggil beliau dan memperkenalkan tim kami” terang dia.

Baca Juga :   Karena Pandemi, Peringatan HUT Kabupaten Manokwari Ke-122 Tahun Akan Digelar Secara Sederhana

Alasan Tim tersebut, tidak langsung memperkenalkan diri sejak awal, adalah ingin melihat lebih jauh bagaimana keseriusan dan perjuangan Mantan Pimpinan Redaksi salah satu Media Lokal Manokwari itu untuk meyakinkan pengurus kerukannya bahwa dia layak untuk ditawarkan ke Masyarakat Manokwari sebagai perwakilan dari Ikatan Keluarga Toraja Manokwari

” dan buktinya, Dia mampu meyakinkan Tetuah Toraja, sebagai buktinya bahwa dia bersama beberapa caleg lainnya juga mendapat rekomendasi dari pengurus IKT” tambahnya lagi

Ditanya soal alasannya memberikan pilihan tersebut kepada Caleg PSI, Ketua Tim tersebut mengatakan bahwa jauh hari mereka ini sudah memantau dan mempelajari Sekertaris Umum Ikatan Keluarga Toraja Manokwari Tersebut, satu hal yang paling menonjol adalah konsistensinya terhadap sesuatu yang benar, tidak memiliki sifat pura-pura membenarkan kesalahan orang siapapun dia hanya untuk mendapatkan simpati dari orang tersebut.

Baca Juga :   Gubernur Papua Barat Launcing Pencanangan Vaksin Covid-19

” terlepas dari latar belakang pengalaman yang dimilikinya, kami juga telah mempelajari secara saksama mengenai cara dia menjalani hidup sehari-hari, cara dia bersosialisasi dengan orang lain, jadi bukan hanya titel, dan pengalaman saja, ” pungkasnya.

Pos terkait