Seorang Warga Manokwari Sempat Dirawat Usai Melakukan Perjalanan Dinas Akibat Suhu Badan Meningkat

  • Whatsapp

MANOKWARI-, Seorang warga Manokwari sempat di rawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat setelah kembali dari perjalanan Dinas, Ia terdeteksi suhu badan meningkat dan mengalami Batuk dia dicurigai mengalami gejala Virus Corona.

Pasien tersebut sebelumnya melakukan perjalanan dari Manokwari ke Jakarta kemudian sempat berada di Depok, ia kemudian berlibur ke Bali dan kembali ke Manokwari melalui JaKarta, tiba di Manokwari terdeteksi suhu badan meningkat dan mengalami batuk.

Hal ini Dibenarkan Juru Bicara Penanganan virus corona di Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap M. Epid, melalui saluran telepon kepada Media ini Jumat 13 Maret 2020 kemarin. Dia mengatakan, informasi tersebut ia dapatkan pada Jumat pagi.

“Saya dapat informasi itu tadi (Jumat pagi Red) dari teman, saya kemudian mengkonfirmasi ke Kabid Dokkes Polda, namun Kabid Dokkes tidak merespon” ujarnya.

Dia mengatakan jika pasien tersebut setelah kembali dari perjalanan dinas, suhu badanya panas lalu diberikan obat penurun demam tetapi tidak bereaksi dan akhirnya dibawah ke rumah sakit Bhayangkara Polda PB.

“Pasien laki-laki itu memang sudah dikembalikan ke rumahnya dari rumah sakit, tapi saya sampaikan ke dokter di Polda, sesuai prosedur meski keadaannya membaik tapi terus dilakukan pemantauan selama 14 hari sejak keluhan panas itu muncul” Jelas Juru Bicara Tim Penanganan Covid19 Papua Barat.

Terkait pasien tersebut kapan dikembalikan ke rumahnya, dia belum mengetahui secara detail, antara Jumat pagi kemarin atau Kamis lalu namun kata Arnoldus, orang yang bepergian dari daerah yang dikategorikan zona merah seperti Jakarta, Jawa Barat, Banten dan Bali harus diawasi.

“Jadi kebetulan yang bersangkutan sebelumnya berada di situ yakni sempat ke Depok lalu ke Bali dan kembali melalui Jakarta ke Manokwari maka kita harus curiga tapi bukan berarti kita memvonis yang bersangkutan terjangkut virus Corona” jelasnya.

Dia menambahkan, Pasien tersebut memang sempat panas dan batuk-batuk, namun keluhannya sudah membaik, jadi kita berharap dia tidak terkena, sebab keadaan secara umum memang sudah baik. Namun dia akan di awasi terus selama 14 hari dengan upaya terus berkordinasi.

Hal lain juga mengenai bagaimana dia berinteraksi dengan orang-orang dekat seperti keluarga, ini tentu menurut Arnoldus penting

“Terlepas dari kondisi pasien, kita berharap tidak terjadi namun perlu di kordinasi dengan teman-teman di sana” Jelasnya.

Sementara Kepala Bidang Dokkes Polda Papua Barat, AKBP. dr. Sariman saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Wahtsapp membantah salah satu pasien di rawat di rumah sakit Bhayangkara Polda terkena virus Corona.

“Tdk ada.Yg ada pasien wdx typus.” kata Kabid Dokkes Polda Papua Barat AKBP. dr. Sariman. (*/AD)

Pos terkait