Safari Ramadhan, Bupati Mengajak Umat Islam Harus Saling Menopang Wujudkan Akselarasi Pemerintahan Dan Pembangunan

MANOKWARI, kabartimur.com- Kali ini kunjungan Safari Ramadhan, dari Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama Majelis Umat Islam (MUI) Kabupaten Manokwari, Dewan Mesjid Indonesian (DMI) Kabupaten Manokwari, dan ORMAS Islam di lingkungan Kabupaten Manokwari diadakan di Mesjid Nurul Fatah Manorian Reremi Puncak, Senin (03/04/2023).

Dalam sambutannya Bupati Manokwari Hermus Indou menyatakan, Manokwari sebagai Pusat Peradaban di Tanah Papua (Kota Injil) atau disebut juga kota Religi.

Bacaan Lainnya

“Sebagai Kota Injil atau Kota Religi ada tiga hubungan positif yang harus dibangun, yang pertama, kota religi memungkinkan atau mengandung pengertian bahwa seluruh warga masyarakat dan umat beragama, yang bermukim di Provinsi Papua Barat, khususnya di Kabupaten Manokwari serta pemerintahnya, mengakui akan adanya Tuhan dan selalu taat beribadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, beriman dan bertakwa kepadaNya” ujarnya.

Baca Juga :   Buka Safari Ramadhan, KT Mancalalay Waci, Kades Waci sebut Setiap MTQ, Maba Selatan Selalu Pakai Pemain Bayaran

Dan sebagai masyarakat yang hidup selalu berdampingan kita selaku manusia yang beragama, harus menjaga kerukunan umat beragama di Provinsi Papua Barat, khususnya Kabupaten Manokwari ini, agar tetap menjadi negara yang aman, rukun, aman dan tenteram. Kerukunan umat beragama yaitu adanya suatu hubungan antara sesama umat beragama yang dilandasi oleh toleransi agama.

“Yang kedua, bahwasanya bangsa ini adalah bangsa yang besar, dapat diukur tidak hanya aspek geografis tapi maupun demografi, secara demografi Umat Islam memberikan kontribusi terbesar, didalam jumlah penduduk Indonesia, termasuk juga di Kabupaten Manokwari, untuk itu umat islam harus dihormati dan dihargai ” ungkap Hermus.

Eksistensi umat islam di Kabupaten Manokwari tidak hanya dilihat besaran jumlah penduduknya saja, namun dapat dilihat dari partisipasi berbagai aspek pembangunan di Kabupaten Manokwari, baik dibidang pendidikan, kesehatan, terutama dalam bidang ekonomi.

Baca Juga :   Bulan Ramadhan, Bupati Menghimbau THM di Manokwari Ditutup

“Ketiga, yang paling terpenting adalah kebersamaan didalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Manokwari ini mutlak dibutuhkan, karena dalam kebersamaan kita mampu mengerjakan apa saja,” terang Hermus.

Lanjut Hermus tanpa kebersamaan kita memiliki kelemahan dan tiada ada-apanya. Untuk itu kita harus saling menopang, berkontribusi, mengisi antara satu dengan umat yang lain, agar akselarasi pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Manokwari dapat terwujud.

“Semoga hubungan dan kedekatan antara pemerintah dan ORMAS Islam juga umat beragama lainnya lebih dipererat, tidak ada sekat-sekat, Sehingga keharmonisan antara kita sesama lebih lekat dan tetap terjaga dengan baik, dalam memelihara integritas sosial sebagai kekuatan kita dalam membangun Manokwari tercinta, ” tutur Hermus.

Aspek kerukunan antara umat beragama, menjadi kata kunci yang wajib dan patut kita jaga dan pelihara.

Baca Juga :   HUT Pekabaran Injil GPKAI Ke-70, Majelis Daerah Indabri Gelar Pawai Karnaval

” Kalaupun ada masalah-masalah sedikit yang menganggu kenyamanan kita, mari kita komunikasikan, untuk itu mari kita proteksi diri kita dan seluruh umat dari bahaya dan acaman dari luar, yang hanya merusak serta menghancurkan kebersamaan kita, yang selama ini sudah kita bina,” tutur Bupati Manokwari.

Semoga Ibadah Umat Islam di bulan suci Ramadhan, selalu mendapat rahmat dan hidayahnya oleh Allah swt, mari kita tingkatkan toleransi,saling menghormati dan menghargai antar umat beragama sehingga kerukunan umat beragama di Kabupaten Manokwari, tetap terjaga serta terpelihara dengan baik dan harmonis, tutupnya.(Red/Ien)

Pos terkait