Rekor! Bertambah 7, Covid-19 di Wondama Naik Jadi 42 Kasus

  • Whatsapp

WASIOR – Kabupaten Teluk Wondama mencatatkan rekor tertinggi penambahan kasus konfirmasi positif virus corona atau Covid-19 dalam 24 jam.

Per 28 September 2020 terdapat tambahan 7 kasus positif baru sehingga secara akumulatif jumlah kasus virus corona di Wondama naik menjadi 42 kasus dengan 34 sembuh dan 1 meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Teluk Wondama dr.Yoce Kurniawan menjelaskan, tambahan 7 kasus positif baru itu terdiri atas 5 orang dewasa, 1 anak dan 1 bayi berumur 21 hari.

Adapun 5 orang dewasa itu merupakan ibu sang bayi serta 4 petugas medis yang merawat bayi tersebut di RSUD Teluk Wondama.

Awalnya, bayi umur 21 hari yang diketahui berasal dari luar Wondama diantar orang tuanya datang berobat dengan keluhan diare alias buang-buang air.

Sang bayi harus dirawat inap sehingga sesuai protokol di RSUD Teluk Wondama pasien harus menjalani rapid test. Hasil rapid menunjukkan nonreaktif sehingga si bayi kemudian dirawat di ruang bayi.

Namun setelah 10 hari menjalani perawatan, kondisi sang bayi mengalami perburukan. Pasien mengalami sesak napas berulang sehingga dokter memutuskan di-rapid test ulang dan hasilnya menunjukkan reaktif.

“Hasilnya reaktif sehingga kemudian kita swab, hasilnya positif. Kemudian kita lakukan tracing kepada keluarga terdekat yaitu ibunya dan ibunyapun positif.

Sementara suami dan anak yang satu lagi hasilnya negatif, “jelas dr.Yoce dalam jumpa pers di Manggurai, Senin malam.
Selanjutnya dilakukan tracing terhadap perawat di ruang bayi yang selama 10 hari terakhir terlibat langsung menangani pengobatan sang bayi. Terdapat 12 petugas medis yang pernah kontak langsung dengan sang bayi.

“Dari 12 orang hasil pemeriksaan swab sementara untuk teman-teman yang bergejala ringan itu ada 4 orang petugas ruang bayi yang positif ditambah satu orang anak dari petugas yang memang sering dibawa itu hasilnya juga positif,” ungkap Direktur RSUD Teluk Wondama itu.

Ke-7 kasus positif baru itu sejak 28 September telah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Teluk Wondama di Manggurai. Untuk 4 petugas medis tergolong kasus positif dengan gejala ringan sedangkan anak dari salah satu petugas medis termasuk pasien tanpa gejala demikian pula ibu dari sang bayi.

Sementara sang bayi sendiri memiliki gejala sedang hingga berat sehingga saat ini dibantu dengan oksigen.

“Pelajaran yang kita ambil dari kasus ini adalah protokol kesehatan itu benar-benar kita lakukan. Jangan kita lengah. Menggunakan masker, menjaga jarak itu harus menjadi kebiasaan yang harus kita lakukan karena Covid belum selesai di Wondama, “ pesan Ketua IDI Teluk Wondama itu. (Nday)

Pos terkait