Rangkul Pengusaha Lokal, KAPP Hadir di Pegaf dan Mansel

  • Whatsapp

MANOKWARI–Guna merangkul pengusaha lokal, Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) kini hadir di Kabupaten Pegunungan Arfak dan Kabupaten Manokwari Selatan.

“Kami akan berupaya merangkul semua pengusaha lokal di Pegunungan Arfak untuk berasa dengan Pemerintah Daerah membangun Pegunungan Arfak,” Kata Ketua DAPP Kabupaten Pegunungan Arfak Daniel Mandacan, Kamis (30/1-2020).

Dikatakan Daniel, Pemerintah daerah sebagai mitra strategis kedepan akan terus diingatkan dengan kehadiran DAPP di Pegaf terkait pemberdayaan pengusaha lokal di 10 Distrik yang ada di kabupaten Pegaf.

“Kami sudah melakukan kordinasi dengan pak bupati kemarin, pada dasarnya kami mendukung kerja pemerintah daerah dan kami berharap pemerintah daerah kedepan bisa mengakomodir semua pengusaha lokal Pegaf sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam proses pembangunan,” ujar Daniel.

Menurut Daniel, sejak kabupaten Pegaf terbentuk sampai sekarang, masih ada pengusaha lokal yang belum diberikan ruang, hadirnya KAPP menjadi penting terutama menjawab kesenjangan dan keresahan sebagai pengusaha lokal.

“Selama ini kan pekerjaan yang ada hanya diberikan kepada pihak tertentu dan itu terus berlaku dari tahun ke tahun, sementara sebagian pengusaha yang tidak memiliki akses langsung ke pemerintah daerah masih terus sebagai penonton di negerinya, kedepan kondisi ini tidak boleh lagi terjadi,” Janji Daniel Mandacan.

Hal senada juga di sampaikan ketua KAPP Kabupaten Manokwari Selatan, Anton Sanadi.

Dirinua mengatakan pengusaha lokal di Manokwari Selatan kini sudah memiliki wadah, hal ini telah direncanakan akan bicarakan dengan Pemerintah daerah untuk meminta dukungan.

“rencana kami besok akan menemui Bupati Manokwari Selatan untuk menyerahkan mandat KAPP, pada prinsipnya antara pemerintah dengan KAPP merupakan mitra pembangunan,” Kata Anton Sanadi.

Dia mengatakan, pengusaha lokal yang bergerak di bidang konstruksi di Manokwari Selatan sejauh ini membutuhkan wadah penghimpun, maka kehadiran KAPP akan menjadi solusi untuk merangkul semua pengusaha lokal di Mansel.

“Kami tidak membedakan golongan manapun, kehadiran kami untuk menyatukan pengusaha lokal di Mansel agar bersama mendukung kerja pemerintah dalam membangun Manokwari Selatan di bawah Pemerintahan Bupati Markus Waran dan Wempi Rengkung,” pungkas Anton Sanadi. (AD)

Pos terkait