Rakornis Perindag Papua Barat, Gubernur Minta Daerah Berdayakan UMKM untuk Bangkitkan Ekonomi

  • Whatsapp

WASIOR – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak semua pihak berkolaborasi untuk memulihkan kembali perekonomian Papua Barat yang mengalami kelesuan akibat dihantam pandemi Covid-19.

Salah satunya adalah mendorong investasi skala mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang melimpah di wilayah Papua Barat.

Seperti pisang, sagu, pala, rumput laut, minyak lawang juga buah merah yang selama ini masih dikembangkan dengan pola industri rumahan sehingga tidak memberikan efek besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Dominggus sewaktu membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Perindustrian dan Perdagangan se Provinsi Papua Barat di Gedung Sasana Karya, kantor bupati Teluk Wondama di Rasiei, Senin

“Kita harus mendorong dan memberdayakan UMKM kita yang bahan bakunya tersedia melimpah di alam Papua Barat tetapi pengelolaanya belum maksimal. Hal ini yang perlu diangkat dan diberikan peluang agar bisa dikelola secara maksimal,”ujar Dominggus.

Lebih lanjut Gubernur mengatakan laju pertumbuhan ekonomi Papua Barat pada triwulan I tahun 2021 mengalami perlambatan sebesar 0,06 persen dibanding triwulan IV tahun 2020.

Karena itu perlu ada kebijakan khusus sektor perdagangan yang diambil masing-masing kabupaten dan kota sehingga terjadi percepatan pemulihan ekonomi Papua Barat.

“Saya mengajak kita semua memulihkan sektor ekonomi yang sempat terganggu akibat krisis. Kita harus bekerja lebih detil dan dapat memilih-milah sektor-sektor mana yang terganggu dan harus diupayakan (pemulihannya). Apakah diberi insentif ataukah diberi stimulus,” ucap mantan Bupati Manokwari itu.

Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo Billy Mambrasar yang hadir sebagai salah satu narasumber berharap rakornis yang berlangsung 2 hari itu menghasilkan rekomendasi-rekomendasi penting untuk percepatan pembangunan ekonomi Provinsi Papua Barat.

Billy menyatakan rekomendasi rakornis akan disampaikannya kepada Presiden Jokowi.

“Saya berharap Dinas Perindag Papua Barat bisa mendorong adanya kemitraan antara pengusaha kecil dan mikro dengan pengusaha besar.

Misalnya industri migas dan semen yang bisa menyerap bahan makanan dan (produk) pertanian juga perikanan ke sana. Sehingga bisa menghadirkan multiplier efek bagi perekonimian daerah,”ujar pemuda asal Serui ini.

Selaku tuan rumah, Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor juga mengharapkan rakornis Perindustrian dan Perdagangan se Papua Barat dapat menghasilkan hal-hal yang bermanfaat untuk pembangunan ekonomi daerah.

“Kami berterima kasih telah diberikan kepercayaan menjadi tuan rumah. Semoga kegiatan ini bisa dicapai hal-hal yang penting untuk setiap kabupaten/kota dalam hal pembangunan ekonomi,” ucap Mambor. (Nday)

Pos terkait