Rakornis Perekonomian Sepakati Pentingnya UMKM untuk Tekan Kemiskinan di Papua Barat

  • Whatsapp

WASIOR – Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Perekonomian se Provinsi Papua Barat tahun 2018 yang berlangsung di Wasior, Teluk Wondama, Senin (3/12/2018) menghasilkan sejumlah kesepakatan penting.Yaitu, perlunya implementasi program pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan termarjinalisasinya petani dan nelayan di Papua Barat.

Pengembangan dan pemberdayaan pelaku UMKM di Papua Barat perlu didorong melalui pemanfaatan keunggulan komperatif sumber daya alam seperti pariwisata yang didukung oleh kolaborasi akses sumber pembiayaan pemerintah, kredit usaha rakyat (KUR) dan CSR kemitraan swasta.

Mendorong peningkatan keberpihakan atau pemberdayaan pemberian kredit usaha rakyat (KUR) kepada orang asli Papua. Juga pemutakhiran data terkait usaha rakyat guna memudahkan KUR.
Juga perlunya peningkatan peran dan sinergitas Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) tingkat provinsi dengan TPID kabupaten/kota dalam rangka mencegah terhambatnya distribusi barang kebutuhan pokok yang bisa berdampak pada peningkatan inflasi.

Baca Juga :   Persewon Juara Papua Island Cup, Saatnya Sepakbola Wondama Bangkit Lagi

Rakornis tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Teluk Wondama Paulus Indubri atas nama Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. Peserta Rakornis adalah Kepala Bagian Perekonomian Daerah serta pejabat terkait dari kabupaten/kota se Papua Barat.

Gubernur Papua Barat dalam sambutan tertulis menekankan pemerintah daerah bersama masyarakat dan pelaku usaha untuk lebih jeli menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi dengan menjaga stabilitas makro ekonomi dan perbaikan iklim investasi.

“Agar roda perekonomian di Provinsi Papua Barat yang kita cintai ini terus bergerak maju sehingga tingkat kemiskinan bisa kita tekan seminimal mungkin, “ demikian Dominggus.

Wakil Bupati Paulus juga menekankan pentingnya mempersiapkan sumber daya masyarakat terutama masyarakat asli Papua agar bisa memiliki daya saing di bidang perekonomian. Selain itu perlu juga disiapkan regulasi untuk mendorong terciptanya peluang ekonomi baru.

Baca Juga :   Subsidi Kapal dan Pesawat Belasan Miliar, DPRD Wondama Minta Ada Evaluasi

“Perlu ada langkah percepatan untuk siapkan masyarakat agar bisa bersaing. Kalau kita tidak siapkan maka masyarakat lokal ini akan tergilas, “ kata Indubri.

Rakornis yang berlangsung di Gedung Sasana Karya kompleks perkantoran Pemda di Isei diselenggarakan oleh Biro Perekonomian dan Kerjasama Setda Provinsi Papua Barat. (Nday)

Pos terkait