Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Papua Barat Salurkan 2,7 Ton Beras untuk Warga OAP Wondama

WASIOR – Sebanyak 100 KK warga asli Papua (OAP) di Kabupaten Teluk Wondama menerima bantuan beras dari program cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) Pemerintah Provinsi Papua Barat yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2022.

Penyaluran CPPD bertujuan untuk menopang cadangan pangan di daerah. Adapun yang menjadi sasaran adalah kelompok masyarakat yang rentan mengalami kerawanan pangan, rawan gizi buruk, stunting termasuk yang terdampak pandemi Covid-19.

Penyaluran CPPD dilakukan Kamis (1/9/202) oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat bertempat di aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Teluk Wondama di Isei.

Wakil Bupati Andarias Kayukatuy menyerahkan simbolis beras bantuan kepada warga penerima dari Kampung Iriati, Distrik Wasior.

Kepala Seksi Distribusi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Yos Solisa menjelaskan, pada tahun ini Pemprov Papua Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan menyiapkan CPPD berupa beras sebanyak 36 ton.

Baca Juga :   Sampaikan LKPj 2018, Bupati Imburi Tunggu Rekomendasi DPRD

Beras tersebut selanjutnya disalurkan kepada warga yang menjadi sasaran di seluruh kabupaten/kota se Provinsi Papua Barat.

“Untuk Kabupaten Teluk Wondama khususnya masyarakat (Kampung) Iriati ada bantuan beras sebanyak 2.769 Kg.

Kami datang dengan kemasan 5 kilo jadi jumlahnya ada 554 zak. Beras ini kami datangkan dari Oransbari (beras lokal dari Manokwari Selatan), jadi bukan dari Bulog, “papar Yos.

Selain untuk membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat, penyaluran CPPD diharapkan bisa mengurangi beban warga OAP yang selama ini mengalami berbagai kesulitan akibat pandemi Covid-19.

“Ini bentuk kepedulian dari Pemprov Papua Barat kepada masyarakat. Bapak ibu jangan lihat dari nilainya tapi inilah kepedulian kami dari Provinsi Papua Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan, “ucap Yos.

Wakil Bupati Andarias Kayukatuy mengapresiasi perhatian Pemprov Papua Barat terhadap warga OAP yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Teluk Wondama melalui penyaluran bantuan beras lewat program CPPD.

Baca Juga :   Safari Ramadan ke Wasior, Waterpauw Ajak Umat Islam Bantu Pemerintah Tuntaskan Stunting

Andi, demikian panggilan karib wakil bupati berharap bantuan tersebut dapat membantu persediaan bahan kebutuhan pokok terutama beras bagi masyarakat kurang mampu di Teluk Wondama.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat yang telah memperhatikan masyarakat kami di Kabupaten Teluk Wondama dengan berbagai bantuan dan kegiatan guna kesejahteraan masyarakat di daerah ini, “ujar orang nomor dua Pemkab Wondama itu.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Teluk Wondama Korneles Paduai menyarankan penyaluran beras CPPD untuk tahap kedua diarahkan kepada warga OAP di daerah rawan pangan.

Antara lain di wilayah Distrik Naikere juga beberapa kampung terisolir yang selama ini masih kesulitan mengakses beras.

“Tahap pertama ini untuk di dalam kota. Untuk itu di tahap berikut kita atur supaya bisa tepat sasaran jadi kita arahkan untu masyarakat yang rawan pangan juga warga yang kekurangan gizi atau gizi buruk, “kata Paduai. (Nday)

Baca Juga :   1 Desember Kamtimbas di Wondama Aman, Kapolres Imbau Warga Jangan Terprovokasi Isu Tidak Jelas

Pos terkait