Pemkab Teluk Wondama Gelar Pasar Murah Jelang Natal dan Tahun Baru, Mama-mama Senang

WASIOR, Kabartimur.com– Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat melalui Dinas Perindagkop menggelar operasi pasar murah dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Pasar murah itu menjual aneka bahan pokok (bapok) dengan harga lebih murah dari harga pasar.

Seperti terpantau di halaman Kantor Distrik Wondiboi, Selasa pagi (19/12), warga yang didominasi ibu-ibu langsung menyerbu stan pasar murah yang dibuka Dinas Perindagkop.

Warga mengaku senang karena harga bapok yang dijual jauh lebih murah dari harga pasar. Salah satunya Fransina Karoapi atau yang biasa disapa Mama Fransina.

“Mama rasa senang karena (harga) murah. Kalau di pasar mahal jadi mama minta terima kasih untuk Pemerintah, “kata Fransina Karoapi, warga Kampung Kabouw Distrik Wondiboi.

Mama Fransina dalam kesempatan itu membeli beberapa barang kebutuhan pokok antara lain beras, minyak goreng, telur, gula dan susu kaleng. Perempuan paruh baya itu mengaku bapok itu dibelinya untuk persiapan menyambut Natal.

Baca Juga :   Ciptakan Generasi Cerdas, Bupati Imburi Ingin Anak Wondama Studi di Sekolah GenIUS Yohanes Surya

“Harga di pasar sudah naik semua jadi Mama senang (beli di pasar murah). Selama ini Mama jualan, beli kilo-kilo saja (hanya beli kiloan), “ujar Fransina yang juga berprofesi sebagai pedagang sayuran di pasar.

Sekretaris Dinas Perindagkop Maria Sri Suliyati Tingginehe menjelaskan, pasar murah digelar untuk membantu masyarakat terutama warga berpenghasilan rendah dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2024.

Selain itu pasar murah juga dilakukan dalam rangka pengendalian inflasi.

“Harga-harga sekarang ini sudah naik jadi pasti bikin ibu-ibu jadi terbeban. Sehingga Pemda melalui Dinas Perindagkop lakukan pasar murah untuk meringankan beban masyarakat dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, “kata Sri.

Sri  menyebut sejauh ini pihaknya telah melakukan tiga kali operasi pasar murah sejak pertengahan tahun 2023 yang mencakup lima distrik yakni Wasior, Teluk Duairi, Wondiboi dan Rasiei dan Roon.

Baca Juga :   Waspada Corona, Penumpang Kapal dan Pesawat Masuk Wondama Wajib Periksa Suhu Tubuh

Selanjutnya pasar murah dalam rangka menyambut Nataru masih akan dilakukan ke sejumlah wilayah.

Dalam Operasi Pasar Murah itu, ujar Sri, pihaknya menyiapkan sedikitnya 1000 paket bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, tepung, bawang merah dan bawang putih, telur ayam, susu dan mie instan.

Harganyapun diklaim jauh lebih murah dari harga pasar.

“Pasar murah ini kita siapkan untuk masyarakat saja. Jadi pedagang tidak boleh beli di sini, “ucap Sri.

Sebelumnya Kepala Dinas Perindagkop Ekbertson Karubuy mengatakan Operasi Pasar Murah dilakukan Pemda untuk membantu meringankan beban masyarakat akibat lonjakan harga-harga menjelang Nataru.

“Pasar murah ini untuk membantu mama-mama dorang semua menyambut Natal dan Tahun Baru karena harga-harga di pasar sudah mulai naik. Di sini harga lebih murah, seperti bawang merah kalau di pasar sudah 70 ribu, di sini cuma 40 ribu, jadi pasti membantu, “kata Karubuy.

Baca Juga :   50 Tahun HIPMI, Presiden Harap Pengusaha Muda Mampu Hadapi Tantangan Bangun Indonesi

Adapun harga barang yang ditawarkan dalam Operasi Pasar Murah Dinas Perindagkop yakni beras kategori premium 50ribu/5 kg.

Gula pasir 10ribu/kg, tepung terigu 10ribu/kg, minyak goreng 15ribu/liter, bawang merah 40 ribu/kg, bawang putih 50ribu/kg dan telur ayam 50ribu/rak.

Harga ini memang lebih murah dari harga di pasar kota Wasior. Berdasarkan data harga barang yang diambil Dinas Perindagkop, harga beras premium di Tingkat distributor telah menimbus 70 ribu lebih.

Minyak goreng kemasan naik menjadi 22 ribu perliter dari sebelumnya 20 ribu, gula pasir kemasan naik dari 16 ribu menjadi 18 ribu dan telur ayam 70-75ribu/rak dari sebelumnya 60 ribu.

Selain Kepala Dinas Perindagkop, Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor juga tampak ikut turun memantau pelaksanaan Operasi Pasar Murah dalam rangka Nataru. (Nday)

 

Pos terkait