Mulai dikerjakan, Ruas Jalan Wasile-Lolobata dianggarkan Pemprov Malut senilai Rp 23 Miliar

 

HALTIM,Kabartimur.Com – Ruas Jalan Wasile-Lolobata Kecamatan Wasilei Tengah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim)akan dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara pada tahun ini dengan total angaran Rp 23.983.253.500.

Kepala Dinas PUPR Malut, Saifuddin Djuba, saat melakukan monitoring proses pembagunan ruas jalan Wasile-Lolobata mengatakan Pembangunan ruas jalan ini kita akan gunakan sistem Multiyears (MY) yang penanganan nya hingga tahun 2024 dan saat ini dalam proses pekerjaan oleh pihak rekanan.

“Kami telah menyiapkan angaran untuk pembangunan jalan dan jembatan yang dibangun di ruas Wasile-Lolobata ini dengan nilai kontrak sebesar Rp 23.983.253.500, bersumber dari APBD Perubahan tahun 2022,” Ujarnya.

Lebih lanjut, “Dengan waktu pelaksanaan selama 420 hari terhitung mulai 14 Desember 2022 hingga 6 Februari 2024. Rinciaannya antara lain, untuk jalan sepanjang 13 kilometer, sementara untuk jembatan sebanyak 3 unit,” Tuturnya.

Baca Juga :   SILPA APBD Wondama 2020 Capai Rp72 M, 25 M untuk Tutup Defisit

Proyek Pekerjaan Ruas Jalan Wasile-Lolobata akan dikerjakan oleh PT. Pancasona Katarabumi dengan bernomor kontrak SP/Fisik- 12948361/APBDP-MY/PPK.XIV.BM/DPUPR- MU/XXI/2022.

Kata dia, untuk kegiatan penyelesaian ruas jalan Wasile-Lolobata, akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2024 mendatang. “Jadi untuk ruas ini kita akan bangun secara bertahap hingga tahun 2024 mendatang,” Katanya.

Untuk itu Dirinya meminta pada Pemda Haltim agar ruas jalan Wasile hingga Labi-Labi segera menaikan status ruas jalan tersebut sebagai jalan provinsi. Hal itu dimaksudkan agar Pemprov intens memperhatikan ruas jalan tersebut.

Menanggapi Hal itu, Bupati Haltim, Ubaid Yakub mengaku sangat bersyukur dengan ruas jalan yang dibangun oleh Pemprov Malut.

“Atas nama pemerintah daerah saya sangat bersyukur dan ini menurut saya adalah berkah, karena masyarakat kita sangat membutuhkan sentuhan dibidang infrastruktur jalan,” kata Ubaid.

Baca Juga :   Dapat Predikat B untuk SAKIP dan RB 2020, Wondama Jadi Kabupaten Terbaik se Papua Barat

Dikatakanya, Haltim adalah wilayah yang sangat luas sehingga butuh adanya sentuhan dan kolaborasi dari pemerintah provinsi maupun balai jalan dan jembatan, karena jika hanya mengandalkan APBD Haltim sudah dipastikan tidak akan cukup dan memakan waktu yang lama.

“Kita juga berharap bukan saja ruas ini yang di bangun, tetapi ruas lain juga bisa disentuh,” pintanya.(Red/Ruslan)

Pos terkait