MPAB-MABIM PMKRI Cabang Manokwari St. Thomas Villanova Ditutup, 47 Peserta Dinyatakan Lulus dan Dikukuhkan

MANOKWARI- Setelah dibuka oleh Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan dan dihadiri Ketua Presidium Pusat (PP) PMKRI St. Thomas Aquinas, Benedictus Papa tanggal 14 Oktober lalu, kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru dan Masa Bimbingan (MPAB-MABIM) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Manokwari St. Thomas Villanova, akhirnya ditutup oleh Pjs. Bupati Manokwari, Robert R.A. Rumbekwan, Minggu ( 1/11/2020).

Ketua Panitia, Yordan Mabel, menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan salah satunya mengenal terhadap organisasi dan sesama anggota, mengenal diri sendiri sebagai mahasiswa harus lebih taat terhadap ajaran Yesus Kristus Gereja dan bangsa serta merupakan persyaratan untuk diterima sebagai anggota PMKRI.

Bacaan Lainnya

Adapun tema kegiatan, “ Terbitnya kepribadian Katolik yang akademis, sadar pada fungsinya dan perannya sebagai kader gereja dan bangsa”.

Pada akhir kegiatan ditetapkan 47 (empat puluh tujuh) peserta dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Anggota PMKRI Cabang Manokwari St. Thomas Villanova.

Ketua Presidium DPC PMKRI Cabang Manokwari St. Thomas Villanova, Yulius Woy, menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Papua Barat dan Kabupaten Manokwari dan jajarannya serta seluruh pembina, senior, alumni dan anggota serta Kelompok Cipayung dan OKP, gereja serta warga masyarakat Manokwari untuk terus bersinergi menyerukan visi misi organisasi khususnya sebagai anggota baru dalam proses yang akan dilalui khususnya dalam perjuangan bersama menuju perubahan pembangunan yang lebih baik untuk gereja dan tanah air khususnya Tanah Papua.

Baca Juga :   Kunjungi kantor Distrik Masni Norman Tambunan Siap Kawal Aspirasi Masyarakat

“Kepada Panitia yang telah sukses dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan. ” saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang dihadapi dalam perjalanan organisasi tapi saya berharap yang dilakukan dapat bermanfaat dan berguna bagi masyarakat, gereja dan tanah air juga bangsa, saya juga menyampaikan selamat datang dan selamat bergabung kepada anggota yang telah dikukuhkan dengan menyakini bahwa PMKRI itu ada dalam setiap diri kita masing-masing” harap Yulius.

Sementara itu Pengurus Pusat PMKRI Komisariat Daerah (Komda) Regio Papua Barat, Pilatus Lagowan, menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas keberhasilan dan perubahan yang terjadi dalam diri PMKRI Cabang Manokwari St. Thomas Vilanova dengan menghadirkan 47 anggota baru, dengan adanya dukungan alumni, senior salah satunya perintis Dr. Roberth K.R. Hammar, SH, M.Hum, MM.

“PMKRI hari ini selalu berada di garda terdepan untuk berjuang bagi gereja dan tanah air, yang merupakan tugas utama dari PMKRI dan selamat kepada anggota baru dalam melakukan proses secara bersama dan bertanggungjawab untuk menjadi kader yang memiliki pengaruh dengan kompetensi yang dimiliki untuk membangun gereja dan tanah air” ujarnya.

Selaku senior, Pembina dan Perintis PMKRI Cabang Manokwari St. Thomas Villanova, Dr. Roberth K.R. Hammar, SH, M.Hum., MM, menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari serta Pembina, senior, alumni, serta semua pihak.

Diakuinya bahwa merupakan tonggak sejarah sejak kehadirannya tahun 1994 dengan kehadiran anggota baru saat ini dan hampir melibatkan semua kampus yang ada di Manokwari, yaitu: Unipa, STIE Mah-Eisa, STIH Bintuni Manokwari, STIH Manokwari.

Baca Juga :   Kajati Papua Barat Lantik Wakajati dan Pejabat Asisten dan Koordinator

“ Itu bagian dari kesadaran kita untuk ikut, kita tidak lupa bahwa kita mau berlatih dari sekarang, ini bagian proses untuk menjadi pemimpin dimasa depan, karena jika pemuda saat ini tidak siap bagaimana kedepan kita dapat bermanfaat bagi gereja, suku dan keluarga, serta harus mengkritisi dan berani menyampaikan yang benar itu benar dengan cara-cara yang tepat dan beretika. saya memberikan apresiasi kepada seluruh kader katolik yang ada saat ini untuk tetap aktif dan berproses dengan spirit yang tinggi serta kompetensi dan kepemimpinan sejati” teang Hammar.

Pastor Moderator, Stevanus Allo, OSA mengatakan semangat untuk mendukung dan berpartisipasi untuk membangun gereja dan tanah air menjadi tanggungjawab bersama.

“ untuk menjadi kudus dengan ketaatan bukan untuk imam, suster dan diakon saja ternyata bagi orang muda yang mondar mandir dan berselancar dengan gamers di media sosial, karena Tuhan akan memakai kita dengan cara-Nya. Hanya satu yang diinginkan Allah yaitu, kebaikan, karena PMKRI agak berbeda dengan organisasi Katolik lainnya seperti OMK, Pemuda Katolik atau sejenisnya. PMKRI tidak hanya inklusif tapi juga eksklusif, tidak hanya interior tapi juga eksterior, tidak hanya untuk gereja tapi untuk bangsa dan tanah air, saya berpesan PMKRI harus tajam kedalam dan tajam juga keluar dan anggota PMKRI tidak boleh memiliki prinsip dan ideologi sendiri karena kita ingin berjalan bersama-sama” tegas Pastor Allo.

Baca Juga :   Jadi Agenda Tahunan, DLH Manokwari Dorong Pembentukan Komunitas Peduli Lingkungan Manokwari

Sementara itu, Pjs. Bupati Manokwari, Robert R.A. Rumbekwan mengharapkan agar anggota yang baru yang didominasi oleh Orang Asli Papua (OAP) agar tetap berproses tidak putus sampai saat ini saja tapi harus memiliki konsep berkelanjutan dengan terus melatih diri agar kita tidak kalah bersaing serta harus dinamis dan optimis.

” Yang punya negeri kita, yang jadi tuan harus kita, jangan suka demo-demo, karena tidak menyelesaikan masalah, tetapi bagaimana pola pemerintahannya berikan surat kepada pemerintah dengan pemikiran jenius dan brilian tidak sebagai subjek saja. Pada saat ini saya meminta agar PMKRI dapat mencetus dan menyampaikan pikiran-pikirannya untuk perubahan di pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan tanpa mengedepankan demo karena pemuda adalah tonggak sejarah kedepan dengan melihat berbagai persoalan dan kemajukan yang harus diselesaikan dengan persaingan saat ini sehingga tidak jadi penonton dimasa depan, harus menjadi pemikir dan pelaksana” harap Robert R.A. Rumbekwan.

Pjs. Bupati mengapresiasi untuk diteladani salah satu Kader PMKRI Cabang Manokwari St. Thomas Villanova terbaik yang telah berkiprah dengan sepak terjangnya diberbagai sektor pembangunan di atas Tanah Papua, yang sudah layak berkiprah ditingkat Nasional sebagai Menteri, dan ini harus didukung sepenuhnya oleh lembaga dan kader.

Pjs. Bupati Manokwari, Robert R.A. Rumbekwan dengan resmi melepas kartu peserta dan menutup secara resmi kegiatan MPAB-MABIM PMKRI Cabang Manokwari St.Thomas Villanova dengan menabuh Tifa. Pro Eclesia et Patria.(R)

Pos terkait