Menara Lonceng Gereja Maranatha Iriati di Wondama Mulai Dibangun, Diharap Jadi Simbol Pertumbuhan Iman

  • Whatsapp

WASIOR – Jemaat GKI (Gereja Kristen Injili) Maranatha Iriati, Wasior memulai pembangunan menara lonceng gereja setempat ditandai peletakan batu pertama, Selasa (4/5/2021).

Menara lonceng setinggi 12 meter itu diharapkan menjadi pendorong semangat warga jemaat untuk semakin rajin beribadah.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua Klasis GKI Wondama Pendeta Rosalie Wamafma, Sekda Denny Simbar mewakili Pemkab Teluk Wondama dan Dorus Saba mewakili tokoh adat.

Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin Pendeta Esther Mehuwe yang juga sekaligus dalam rangka perayaan HUT Pekabaran Injil (PI) masuk ke Wondama yang ke-155.

Ketua Klasis GKI Wondama Pendeta Rosalie Wamafma berharap pembangunan menara lonceng gereja tidak hanya sekedar bangunan fisik semata tetapi diikuti dengan pertumbuhan iman warga jemaat.

Pendeta Ros, demikian dia biasa disapa juga mengharapkan pembangunan menara lonceng yang dilakukan bertepatan dengan perayaan HUT PI di Wondama yang ke-155 menjadi momentum membangkitkan ketaatan warga jemaat terhadap panggilan Tuhan.

“Semoga Menara lonceng ini sebagai bentuk ketaatan kita kepada Suara Yesus,”kata Pendeta Ros mengutip tema HUT PI ke-155 yaitu ‘Suara Yesus Ku Dengar.’

Mewakili Pemkab Teluk Wondama, Sekda Denny Simbar juga berharap menara lonceng bisa menjadi simbol pertumbuhan iman warga jemaat Maranatha Iriati.

Pemkab Teluk Wondama, kata Sekda selalu siap mendukung dan membantu kegiatan kerohanian dalam rangka peningkatan kualitas iman dan tagwa kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui pemberian dana hibah keagamaan.

Sekda menjelaskan, sejak 2019 penyaluran dana hibah keagamaan di Wondama tidak lagi berupa proyek yang dikerjakan pihak ketiga namun diberikan dalam bentuk uang tunai kepada pantia pelaksana sehingga bisa dikerjakan secara swakelola.

“Harapannya tujuan pembangunan menara lonceng gereja ini untuk menggugah jemaat untuk lebih taat kepada firman Tuhan dan tentunya juga pemberdayaan ekonomi masyarakat karena ini dikerjakan secara swakelola, ”ujar Simbar.

Sesuai laporan Ketua Panitia Pembangunan Frans Kayukatuy, pembangunan Menara lonceng gereja GKI Maranatha Iriati menelan dana 330 juta. Anggaran antara lain bersumber dari hibah Pemkab Wondama sebesar 150 juta dan swadaya warga jemaat setempat.(Nday)

Pos terkait