KADIS SOSIAL SERAHKAN BANTUAN KEPADA KELUARGA KORBAN MENINGGAL TENGGELAM DI AREA PERSAWAHAN

  • Whatsapp

 

Tana Toraja Kabartimur.Com-Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tana Toraja, Marten Palimbong didampingi Pengurus Tagana Kabupaten Tana Toraja dan Pengurus Karang Taruna menyerahkan bantuan logistik kepada keluarga korban yang meninggal akibat tenggelam di area perswahan di Dusun Ma’tang, Lembang Kayuosing, Kecamatan Rembon, Selasa 14 November 2017.

Marten Palimbong yang menyerahkan langsung bantuan Logistik ini kepada keluarga korban meninggal dunia sekaligus mewakili Pemerintah Kabupaten Tana Toraja. Lanjut Marten bahwa bantuan ini jangan dilihat dari nilainya tapi sebagai tanda kepedulian Pemerintah terhadap rakyatnya yang mengalami duka seperti yang di alami keluarga di tempat ini. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tana Toraja mengucapkan Turut Berduka Cita, jelas Marten yang tinggal 38 Hari menjabat sebagai kepala Dinas Sosial Kab. Tana Toraja ini.

 

Sementara Dua warga Dusun Ma’tang yang meninggal pada Senin 13 November 2017 ini yang menurut saksi mata Yusuf  menjelaskan bahwa kejadian yang menimpa nenek dan cucunya ini sekitar jam 10 pagi. Waktu itu saya memang melihat seorang anak dari jauh sedang berenang di area sawah ini. Beberapa menit kemudian saya memperhatikan dari jauh kok sudah tidak kelihatan lagi itu anak.

Baca Juga :   Ketua umum ppp ditangkap KPK

 

Saya mulai curiga jangan-jangan anak itu sudah tenggelam. Saya langsung meninggalkan pondok saya dan berlari ke tempat yang tidak jauh dari saya, dan menyampaikan kepada warga lain bahwa sepertinya itu anak di sawah yang sedang berenang tadi tenggelam karena sudah tidak ada kelihtan lagi.

 

Akhirnya kami turun bersama warga lainnya ke lokasi ini untuk mencarinya langsung. Tetapi betapa kagetnya kami setelah yang kami angkat dari dalam air dengan kedalam 3 meter itu adalah orang tua yaitu, Eisabet Bua’ Nene’ dari anak yang tenggelam duluan yaitu Kyrieel Tree Anugrah, jelas Yusuf saat di wawancara Kabartimur.Com.di lokasi kejadian.

 

Lanjut Yusuf menceritakan bahwa kira-kira Elisabet sedang berada di sawahnya untuk mengerjakan swahnya juga. Jadi kemungkinan berniat mau menolong cucunya saat meminta pertolongan tapi karena begutu dalamnya sehingga dia juga ikut tenggelam. Karena kedalaman area perswahan ini sekitar 3 meter, jelas Yusuf lagi. (Titus/Anda)

Baca Juga :   Survey Pemasangan Pipa Proyek MBR PDAM Gowa Rampung

Pos terkait