Kadis PMD Lutra Terima Penghargaan Pengelolaan Dana Desa Terbaik Tahun 2022

LUWU RAYA, Kabartimur.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima penghargaan bergengsi. Kali ini Bumi Lamaranginang menerima penghargaan Pemerintah Daerah dengan Kinerja Dana Desa Terbaik dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia dan diberikan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negar (KPPN) Kota Palopo, Kamis (23/2/2023) di Jalan Opu Tosappaile Kota Palopo Sulsel.

Kepala Dinas PMD, H. Jasrum pada media ini mengatakan bahwa, penghargaan tersebut diberikan Kepala KPPN Palopo, Ikhwan Mahmud bagi pemerintah daerah di lingkungan kerja KPPN Palopo Tahun Anggaran 2022.

Jasrum mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lutra mengungkapkan bahwa, ada beberapa indikator yang menyebabkan Pemkab Luwu Utara yang dijuluki Bumi Lamaranginang meraih penghargaan bergengsi tersebut, diantaranya realisasi penyaluran dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

Baca Juga :   Dilantik! Anggota PPS Siap Menjadi Garda Terdepan di Desa dan Kelurahan

Selain itu Pemerintah Kabupaten cepat dalam penyaluran Dana Desa (DD) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa pada seluruh desa, realisasi/penyerapan penggunaan dana desa yang telah disalurkan sampai dengan akhir tahun 2021.

“Kemudian ada kecepatan pemda dalam menyampaikan data realisasi penyaluran BLT desa, dan yang terakhir adalah penyelesaian pengembalian sisa dana desa ke RKUN,” sebutnya.

Jasrum mengucapkan terima kasih kepada para kepala desa yang ada di Kabupaten Luwu Utara atas raihan penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi untuk kita semua, karena pengelolaan dana desa memerlukan kerja sama semua bidang,” ucapnJasrum.

Ia berharap penghargaan yang diraih dapat menjadi motivasi agar Pemkab Lutra dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Terima kasih pula kepada para kepala desa dan terima kasih kepada semuanya,” pesan Jasrum. (Red/Yustus)

Baca Juga :   Rute Kapal Pengangkutan Ord Dari PT Antam Mengganggu Nelayan Maba Selatan

Pos terkait