Hari Pattimura, Mambor Dikukuhkan Sebagai ‘Upu Nunu’ Orang Maluku di Wondama

WASIOR – Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor dikukuhkan sebagai ‘Upu Nunu’ atau anak adat orang Maluku oleh Ikatan Kelurga Maluku (IKEMAL) Kabupaten Teluk Wondama.

Pengukuhan dilakukan pada perayaan Hari Pattimura ke-206 di Taman Masasoya Topai Wasior, Senin, 15 Mei 2023.

Pengukuhan Upu Nunu ditandai dengan pemasangan lenso adat di kepala bupati oleh sesepuh Maluku Kabupaten Teluk Wondama H. Abudin Ohoimas.

Peringatan Hari Pattimura, Pahlawan Nasional dari Maluku berlangsung meriah dengan beragam atraksi yang ditampilkan warga Maluku di Kabupaten Teluk Wondama.

Perayaan diawali dengan prosesi penyalaan obor Pattimura di situs Batu Peradaban di Miei pada pukul 05.00 WIT yang kemudian dibawa dengan berlari menuju ke Taman Masasoya Topai Wasior.

“Semangat Pattimura dilambangkan dengan obor yang diarak sejak subuh. Ini menandakan semangat perjuangan orang Maluku yang selalu berkobar di seluruh tanah air Indonesia, “kata Abudin Ohoimas saat memberikan sambutan.

Baca Juga :   Hari Pahlawan, Bupati Imburi Ajak Generasi Muda Amalkan Pesan Pahlawan Nasional Silas Papare

Ohoimas kemudian memaparkan jejak keberadaan orang Maluku di bumi Wondama atau yang dahulu dikenal dengan Wandamen semenjak ratusan tahun silam.

Ketika itu, orang Maluku diutus ke Wondama sebagai penginjil juga sebagai pengajar atau guru.

Para pendahulu orang Maluku itu ntara lain Yohanes Patiruhu, Albertina Latuheru yang melakukan pelayanan di Kaibi hingga Wasior juga Herman Patiruhu yang berkarya di Pulau Roswar.  Mereka berkarya hingga tutup usia dan jasadnya dimakamkan di Wondama.

“Inilah sejarah bahwa orang Maluku sudah ada di Wondama sejak kurang lebih 118 tahun yang lalu, “ucap Ohoimas.

Dia mengatakan, para tokoh Maluku di masa lalu itu datang dengan mengusung dua misi utama yakni pendidikan dan agama.

Maka dari itu orang Maluku di Wondama harus mampu menjadi simbol dari ilmu dan agama dengan menampilkan perilaku dan cara hidup yang baik di tengah masyarakat.

Baca Juga :   Update Covid-19 Wondama : 184 Sembuh, 17 Masih Dirawat

‘Saya juga mengharapkan, bila sebagai guru, jadilah guru yang profesional. Sebagai tenaga medis, layanilah (pasien) dengan senyuman.

Bagi yang melayani umat, jadilah penyelamat bagi umatnya. Yang jadi pemimpin, jadilah pemimpin yang bijaksana dan amanah, “pesan Ketua MUI Teluk Wondama ini.

Bupati Hendrik Mambor mengingatkan perayaan Hari Pattimura agar tidak hanya sekedar seremonial atau simbolis semata.

Hal terpenting menurut bupati adalah meneladani kepahlawanan Kapitan Pattimura dan melanjutkan semangat tak pantang menyerah seorang Thomas Matulessy.

“Sehingga walaupun sudah 206 tahun tapi semangat Pattimura masih terus berkobar dalam diri penerus dan generasi saat ini, “kata Mambor.

Perayaan Hari Pattimura juga diisi dengan pelantikan Badan Pengurus IKEMAL Teluk Wondama periode 2023-2028 dengan ketua Yus Alfons.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Teluk Wondama Andarias Kayukatuy, Wakapolres Kompol Wilhelmus Tiwo bersama sejumlah besar pimpinan OPD dan pejabat lainnya. (Nday)

Baca Juga :   120 KK Kampung Iriati di Wasior Terima BLT Dana Desa, Relawan Covid-19 Antar Langsung ke Rumah Warga

 

 

Pos terkait