Gubernur PB Sebut Pelebaran Jalan Esau Sesa-Maruni Dilakukan Secara Bertahap

MANOKWARI- Menyikapi Kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di ruas jalan baru Esau Sesa, karena perkembangan pesat Manokwari sebagai Ibukota provinsi Bapua Barat, maka pelebaran jalan tersebut sudah harus dilakukan.

Disampaikan gubernur bahwa melihat Pemukiman masyarakat dan bangunan perkantoran, semua mengarah ke selatan sementara Kondisi jalan yang kecil menyebabkan kemacetan sehingga perlu dilakukan pelebaran jalan, namun itu harus didasari dengan pembicaraan dan pembahasan yang baik bersama masyarakat yang akan terkena dampak pelebaran tersebut guna mencapai satu kesepatakan terkait biaya ganti rugi bagi masyarakat pemilik tanah bersertifikat.

Dikatakan Gubernur, pengerjaan pelebaran jalan itu akan dilakukan Secara bertahap. Dimana untuk tahap pertama akan dimulai dari wilayah Maruni hingga ke Pertigaan jalan menuju ke kompleks perkantoran Gubernur papua Barat di Arfai.

“Masyarakat telah merespon dengan baik. Pemerintah Provinsi papua barat juga bekerja sama dengan Tim independen yang akan bekerja untuk melakukan penilaian objek tanah.” ucap Dominggus.

Baca Juga :   Dugaan Penimbunan BBM Subsidi, DPRD Manokwari Minta Oknum Aparat Bermain Ditindak

Sedangkan terkait besaran dan nilai ganti rugi lahan, gubernur Papua Barat menyebut itu masih menunggu hasil pendataan nilai objek tanah yang dilakukan oleh tim independen dan disesuaikan dengan anggaran yang dialokasikan. (AG)

Pos terkait