Gubernur Dominggus Sebut Dana Otsus Sudah Besar tapi Belum Cukup untuk Sejahterakan Papua

  • Whatsapp

WASIOR – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengakui alokasi dana otonomi khusus (Otsus) yang diterima Provinsi Papau Barat sejak 2008 hingga kini yang mencapai 20 triliun merupakan angka yang tidak sedikit.

Namun demikian, menurut Dominggus apabila ditinjau dari kebutuhan mengejar ketertinggalan pembangunan serta mahalnya biaya pembangunan di Provinsi Papua Barat besaran dana Otsus tersebut dirasa belum optimal. Terutama dalam mengangkat kesejahteraan orang asli Papua.

Oleh karena itu Gubenur mengajak semua Bupati dan Wali Kota di Provinsi Papua Barat untuk bersepakat mengusulkan kepada pemerintah pusat agar memperpanjang kucuran dana Otsus yang sedianya akan berakhir pada 2021 mendatang.

“ Kita minta agar pemerintah pusat memperpanjang alokasi dana Otsus di tahun 2022 dan seterusnya dan mengalokasikan dana Otsus setara 2 persen dari DAU nasional untuk Provinsi Papua Barat terpisah dari Provinsi Papua, “ kata Dominggus.

Hal itu disampaikan Dominggus sewaktu membuka kegiatan Forum Daerah dan Pameran Pembangunan Otonom Khusus di Gedung Sasana Karya, kompleks kantor bupati Teluk Wondama di Isei, Wasior, Senin.

Adapun besaran dana Otsus yang diterima Provinsi Papua Barat sejak 2008 hingga 2018 telah mencapai 20 triliun lebih. Jumlah itu masih ditambah dana pengembangan infrastruktur otsus sebesar 8 trilun lebih.

Alokasi dana Otsus itu dimanfaatkan untuk mengejar ketertinggalan pembangunan khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, infrastruktur dan afirmasi. Sementara dana pengembangan infrastruktur dipergunakan untuk meningkatkan infrastruktur dan konektivitas perhubungan antara daerah.

“Secara khsusus kita di Provinsi Papua dan Papua Barat masih membutuhkan dana Otsus yang proporsional dan adil untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di segala aspek, “lanjut orang nomor satu Papua Barat ini.

Selaku tuan rumah, Bupati Teluk Wondama Bernadus Imburi mengharapkan forum tersebut menjadi momentum untuk mempertegas komitmen untuk memanfaatkan dana Otsus sebaik-baiknya demi kesejahteraan orang asli Papua di Provinsi Papua Barat.

Forum Daerah dan Pameran Otsus tahun 2019 dijadwalkan berlangsung selama 3 hari dari 25-27 November 2019. Kegiatan ini melibatkan 12 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua Barat. Namun kepala daerah yang hadir hanya beberapa orang saja.

Yakni Bupati Pegunungan Arfak Yosias Saroi dan Bupati Teluk Wondama Bernadus Imburi, Wakil Bupati Kaimana Ismail Sirfefa dan Wakil Bupati Teluk Bintuni Marten Kokop. Sementara daerah lainnya hanya mengirimkan pejabat setingkat asisten. (Nday)

Pos terkait