Gara-gara C-1, Pleno Penetapan Suara Tingkat Distrik di Wondama Ditunda

WASIOR – Rapat pleno penetapan hasil perolehan suara Pemilu Serentak 2019 tingkat distrik/kecamatan yang digelar panitia pemilihan distrik (PPD) Rasiei dan Wondiboi, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, Minggu (22/4/2019) dinyatakan batal.

Di Distrik Rasiei, rapat pleno dinyatakan ditunda hanya sekitar 5 menit setelah dibuka oleh Ketua PPD Korneles Marani. Penundaan dilakukan atas rekomendasi Panwaslu distrik menyusul keberatan dari partai politik terkait formulir model C-1 yang belum diterima para saksi di TPS.

โ€œKami minta diserahkan C-1 dulu baru rapat dilanjutkan. Sampai saat kami belum mendapat C-1, โ€œ kata Ketua DPC Partai Hanura Hansemus Yomaki.

Yomaki yang juga caleg DPRD dapil Teluk Wondama II menyebut pihaknya belum menerima formulir C-1 karena KPPS tidak menyerahkan kepada saksi mereka usai perhitungan suara di TPS pada 17 April lalu.

Baca Juga :   ABK Kapal Napan Positif Corona, Gustu Covid19 Wondama Awasi Penumpang Selama 14 Hari

โ€œC-1 itu sebagai dasar kami untuk mencocokkan data karena kalau ada suara kami yang hilang, dasar kami tidak kuat untuk melakukan komplain, โ€œ lanjutnya.

Menanggapi keberatan Yomaki, salah seorang petugas KPPS lantas memberikan penjelasan. Pria yang mengaku Ketua KPPS di TPS Uriemi membenarkan pihaknya belum menyerahkan formulir C-1 kepada saksi parpol. Dia beralasan terlalu banyak formulir yang harus diisi sehingga mereka bingung mana yang harus didahulukan.

โ€œKarena kami terlalu capek karena terlalu banyak formulir yang harus diisi jadi baru C-1 yang ada hologram yang kami isi, โ€œ ujar petugas KPPS itu.

Ketua Panwaslu Distrik Rasiei Ronald Mariai menegaskan, sesuai ketentuan KPPS wajib menyerahkan formulir C-1 kepada semua saksi yang ada di TPS. Namun faktanya, hingga pleno rekapitulasi di tingkat distrik, banyak KPPS belum menyerahkan C-1 kepada saksi parpol.

Baca Juga :   Kasus Aktif Covid-19 di Wondama Tembus 100, Sebagian Besar Gejala Ringan

โ€œJadi kami minta rapat pleno ditunda dulu karena ada KKPS yang belum ada dan juga C-1 belum diterima saksi, โ€œ ujar Mariai.

Hal serupa juga terjadi di Wondiboi. Ketua PPD Wondiboi Yosep Baibaba memutuskan menunda rapat menyusul keberatan dari perwakilan parpol yang belum menerima salinan C-1.

โ€œRapat ditunda sampai besok (Senin) pukul 13.00 WIT, โ€œ ucap Baibaba. (Nday)

Pos terkait