Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Tana Toraja Menggelar Audensi Dengan Kadispora

  • Whatsapp
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Tana Toraja Menggelar Audensi Dengan Kadispora

Tana Toraja Kabartimur.Com

Pengurus Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menggelar pertemuan di homestay Pantan Makale Toraja untuk memperkenalkan tentang organisasi Panjat Tebing yang kini hadir sebagai salah satu Cabang Olahraga di Kabupaten Tana Toraja, Selasa(23/07/2019.

Kepada Kabartimur.Com Ketua Umum FPTI Tana Toraja, Ivan Kalalembang, mengungkapkan kehadiran FPTI ini, bukan hanya sebagai Cabang Olahraga tetapi akan menjadi wajah baru bagi Toraja sebagai tujuan Parawisata dunia dengan tampilan Sport Tourism.

Panjat tebing telah dikenal sebagai olahraga ekstrim yang sangat maju dan berkembang diluar, sehingga sangat baik untuk dibentuk juga di Toraja.

Dengan tampilan Sport Tourism maka wisatawan akan melakukan olahraga ekstrim sambil mengenal budaya Toraja.

“Selama ini sudah banyak yang ingin berkunjung kesini, namun tidak adanya akses dan FPTI disini, membuat mereka juga enggan,”ungkap Ivan.

Ivan pun menceritakan program-program terarah yang akan dilaksanakan ke depan, yang tentu membutuhkan dukungan dan arahan dari Kadispora Tana Tana Toraja.

Karena kami sudah terbentuk dengan jumlah pengurus 32 orang, hanya menunggu pelantikan saja, maka membutuhkan dukungan dan arahan dari bapak selaku Kadispora,”tambahnya.

Hal ini pun disambut baik oleh Kadispora Crystal Ranteallo. Dirinya bersyukur akan kehadiran FPTI yang akan menyatukan olahraga ekstrim dengan Toraja yang kaya akan budaya, yang tentu tidak akan didapatkan di wilayah lainnya.

“Ini sangat baik, bahkan kehadiran FPTI ini akan menyatukan olahraga ekstrim dengan Toraja yang kaya akan budaya, yang tentu tidak akan didapatkan di wilayah lainnya,”sahut Crystal.

Crystal berharap kefepannya pengurus FPTI Tana Toraja memiliki manajemen yang baik, agar program-program kerja yang telah disusun dapat terlaksana sesuai target.

Diketahui, FPTI Tana Toraja akan melakukan inventasrisasi pada beberapa tebing alam yang akan dikembangkan sebagai potensi wisata sport tourism. (titus)

Pos terkait