Covid-19 di Wondama Tambah 4 Lagi, Satu PNS dan Tiga Orang Satu Keluarga

  • Whatsapp

WASIOR – Kasus harian virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Teluk Wondama kembali meningkat.
Per Sabtu, 17 Oktober 2020, Satuan Tugas Covid-19 Teluk Wondama mencatat tambahan 4 kasus konfirmasi Covid-19 sehingga jumlah kasus aktif yang masih dirawat menjadi 11 orang.

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Teluk Wondama dr.Yoce Kurniawan menjelaskan, satu dari empat kasus didapatkan pada 17 Oktober adalah seorang laki-laki, 42 tahun yang berstatus sebagai PNS Pemkab Teluk Wondama.

Yang bersangkutan diketahui terinfeksi Covid-19 dari hasil skrining rapid test yang dilakukan Dinas Kesehatan terhadap PNS di semua OPD Pemkab Teluk Wondama.

Sejak satu pekan lalu, Dinas Kesehatan Teluk Wondama mulai melaksanakan pemeriksaan rapid test kepada PNS Pemkab Teluk Wondama. Pemeriksaan dilakukan secara bergiliran sesuai OPD masing-masing.

“Dia merupakan pasien skrining Dinas Kesehatan dari OPD di Teluk Wondama. Setelah dilakukan skrining, hasilnya reaktif kemudian dilakukan swab hasilnya positif sehingga dirawat di ruang isolasi, “terang dr.Yoce dalam konferensi pers di Manggurai, Wasior Sabtu malam.

Sementara tiga orang lainnya adalah satu keluarga yang terdiri dari ibu dan 2 orang anaknya. Ibu dan dua anaknya itu adalah kontak erat dari kasus positif yang ditemukan pada sehari sebelumnya yakni Jumat, 16 Oktober 2020 yang tak lain adalah suami dan ayah mereka sendiri.

“Sehingga saat ini jumlah 6 pasien yang kita rawat menjadi 11 orang, “kata Direktur RSUD Teluk Wondama itu.

Dengan demikian secara keseluruhan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Teluk Wondama sampai 17 Oktober 2020 naik menjadi 67 kasus.
Sementara kasus sembuh belum ada penambahan masih tetap 52 orang.

Sementara kasus meninggal dunia ada 2 kasus dengan kategori 1 orang meninggal karena Covid-19 dan 1 orang meninggal dengan Covid-19.

“Saat ini keadaan pasien yang kita rawat semuanya stabil. Untuk bayi yang masuk dengan gejala berat, sempat mengalami demam tapi tadi pagi (Sabtu pagi) sudah turun, “ imbuh dr. Yoce. (Nday)

Pos terkait