ASN yang Diduga Diintimidasi Bupati Toraja di Apel Pemda Merupakan Istri Seorang Wartawan

Toraja Utara, Kabartimur.com- Seorang anggota Aparatur Sipil Negara (ASN) di Toraja Utara yang mengaku bernama, Yenni Bulo diduga telah mendapatkan intimidasi oleh bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang dengan ancaman untuk di nonjobkan.

Yenni Bullo merupakan sekertaris di dinas perindustrian, perdagangan dan koperasi. Ancaman untuk dinonjobkan tersebut diduga karena dinilai tidak ikhlas membantu Istri sang bupati yang sedang mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia politik.

Bacaan Lainnya

Kepada media, suami Yenni Bullo , Stev Raru menceritakan bahwa ancaman untuk menonjobkan istrinya itu disampaikan oleh bupati saat memimpin apel pagi beberapa waktu lalu, Stev yang juga merupakan wartawan di Kabartimur.com mengklaim bahwa ancaman tersebut disebabkan karena istrinya tidak mau terlibat dalam urusan politik.

Baca Juga :   Wakil Bupati Manokwari Warning Penempatan Kerja ASN yang Tidak Sesuai dengan SK

” Pagi itu ada Incident, pada saat absensi dijalankan ada salah satu rekan kerja istri saya yang sedang berada di Makassar, dari situ Bupati langsung mengeluarkan kata-kata dengan nada ancaman, Ibu sekertaris ini kalau tidak mau bantu saya, sudah saya nonjobkan saja, saya jadikan staf” Ungkap Stev mengulang pernyataan Bupati yang disampaikan Istrinya kepadanya.

Lanjut Stev menyampaikan bahwa yang tidak kalah ironisnya, seminggu setelah kejadian di apel pagi, Istrinya yang merupakan sekertaris menghadap ke rumah jabatan Bupati bersama dengan 3 orang rekan PNSnya untuk menyerahkan hasil pendataan mereka, setibanya dirumah jabatan istrinya kembali diberikan kata-kata yang tidak berkenan serta tidak berkaitan dengan tugasnya sebagai seorang ASN.

Isu mengenai adanya upaya Bupati Yohanis Bassang untuk memanfaatkan pegawainya dalam urusan politik sang istri sudah menyebar di media sosial, Bupati diisukan sempat mengumpul para pegawainya di kediamannya di Lampan dan diarahkan untuk memenangkan Istrinya kelak.

Baca Juga :   Kunjungan Surya Paloh ke Demokrat, AHY: Kami Ingin Kapal Koalisi Ini Berlayar dan Menang

Atas kejadian ini rekan kerja Steve Raru, Yulius Dakka yang juga merupakan wartawan Kabartimur.com mengaku sangat menyayangkan apabila isu ini benar adanya. Ia menilai bahwa apabila isu ini benar-benar terjadi maka akan menjadi bua simalakama bagi para ASN. ” Terlibat salah tidak terlibat bahaya” Terang Yulius saat berbincang-bincang dengan Stev Raru di kediamannya di Rantepao.

Sementara itu, Ketua Bawaslu kabupaten Toraja Utara Andarias Duma yang dikonfirmasi melalui via selulernya mengaku belum bisa berbuat terlalu jauh mengenai isu tersebut, yang sudah mereka lakukan adalah memberikan himbauan kepada seluruh ASN terkait dengan aturan yang ada melalui surat resmi dari Bawaslu

” Terkait dengan isu tersebut ( penggiringan ASN untuk urusan politik) kita sudah selesaikan di Bawaslu, pada saat isu itu keluar kita sudah langsung bahas dan kita sudah mengeluarkan surat himbauan kepada seluruh OPD ( Organisasi Perangkat Daerah), kita belum bisa bertindak karena belum waktunya untuk itu, tahapan pencalonan kampanye belum, tahapan pencalonan juga belum ada” Jelasnya.

Baca Juga :   Rakerda, DPD PKS Manokwari Target Raih 6 Kursi

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan diketahui Istri dari Bupati Yohanis Bassang tengah mempersiapkan diri untuk bertarung pada pemilihan legislatif untuk DPR RI pada pemilihan mendatang, begitu juga dengan anak Bupati yang juga diisukan akan maju pada pemilihan anggota DPRD Sulawesi Selatan.

Hingga berita ini layak diturunkan, Bupati Yohanis Bassang yang juga adalah ketua partai Golkar Toraja Utara belum bisa dimintai konfirmasinya, namun upaya konfirmasi lain yang dilakukan wartawan melalui dua nomor kontak yakni +62811-490-XXX dan +62812-4849-XXXX yang diketahui sebagai nomor kontak Bupati belum bisa dihubungi dan tidak aktif. (Red/ST)

Pos terkait