Wondama Tambah 4 Kasus Covid-19 Baru, Dua Merupakan Petugas Medis, Total Jadi 74 Kasus

  • Whatsapp

WASIOR – Kasus virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Teluk Wondama terus bertambah.

Pada Rabu, 4 November 2020, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Teluk Wondama melaporkan tambahan 4 kasus konfirmasi positif baru.

Dua diantaranya merupakan tenaga kesehatan RSUD Teluk Wondama. Kedua petugas medis itu diketahui terpapar Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab yang dikeluarkan oleh RS Provinsi Papua Barat per 3 November 2020.

Dengan demikian dalam dua hari terakhir ini sudah ada 3 orang petugas medis RSUD Teluk Wondama yang terpapar corona. Sebelumnya pada 2 November satu petugas RSUD Teluk Wondama juga dinyatakan positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Teluk Wondama dr.Yoce Kurniawan mengatakan kedua nakes itu telah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD.

“Yang petugas medis gejala ringan keduanya sama-sama mengalami gangguan penciuman, “ kata Yoce dalam keterangan pers di Manggurai Wasior, Rabu malam.

Dijelaskan Yoce, pengambilan sampel swab terhadap kedua petugas medis itu dilakukan pada 1 November lalu bersama dengan 19 petugas medis lainnya.

Pengambilan swab itu merupakan bagian dari pemeriksaan rutin dalam rangka skirining terhadap semua petugas medis RSUD.

Namun karena persediaan cartridge TCM di RSUD Teluk Wondama terbatas maka sampel swab dari para tenaga Kesehatan itu dikirim ke RS Provinsi Papua Barat di Manokwari untuk dilakukan pemeriksaan dengan PCR test pada 2 November lalu.

Dari 21 sampel swab yang dikirim hasilnya 2 orang positif dan 19 lainnya negatif.

“Kedua-duanya sekarang sudah di ruang isolasi dan keduanya sudah dilakukan tracing terhadap anggota keluarga. Masing-masing ada tiga orang jadi total ada 6 orang, syukur keenam-enamnya negatif,” ungkap Direktur RSUD Teluk Wondama ini.

Adapun dua kasus positif lainnya yang teridentifikasi sebagai kasus ke-73 dan kasus 74 adalah seorang pelaku perjalanan dan satu orang pasien yang baru masuk ke UGD pada 4 November.

Khusus untuk pelaku perjalanan, yang bersangkutan merupakan kasus positif tanpa gejala (OTG). Sementara untuk kasus 74 yang merupakan laki-laki berusia 60 tahun, termasuk kasus dengan gejala berat. Menurut dr.Yoce, yang bersangkutan masuk ke UGD dengan keluhan sesak napas sehingga sesuai protap terhadap yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan rapid test dan dilanjutkan pemeriksaan swab dengan TCM. Hasilnya dia terkonfirmasi positif virus corona.

“Pasien yang baru masuk ke UGD itu yang kita agak kuatirkan karena selain masuk dengan gejala berat, sesak nafas, tapi yang bersangkutan umurnya 60 tahun dengan penyakit komorbid darah tinggi jadi ya kita berusaha yang terbaik, “ kata Yoce.

Dengan tambahan 4 kasus konfirmasi baru maka jumlah total kasus positif Covid-19 di Wondama per 4 November 2020 naik menjadi 74 kasus.

Jumlah yang sembuh sejauh ini sudah sebanyak 66 orang. Sementara kasus meninggal dunia tercatat sebanyak 2 orang.

“Jadi saat ini yang dirawat di ruang isolasi RSUD ada 6 orang, “ pungkas Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Teluk Wondama. (Nday)

Pos terkait