Wakil Bupati Buka Festival Layangan Meriahkan HUT Teluk Wondama ke-23

WASIOR, Kabartimur.com – Festival Layangan menjadi pembuka rangkaian kegiatan  menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Teluk Wondama ke-23 yang jatuh pada 12 April mendatang.

Wakil Bupati Teluk Wondama Anthonius Alex Marani membuka Festival Layangan yang dipusatkan di Lapangan Aitumeiri, Miei – Wasior, Selasa (7/4). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Yayasan Maneta Tanda Topo.

Ketua Yayasan Maneta Tanda Topo, Eka Wosiri menjelaskan, Festival Layangan digelar tidak sekedar untuk memeriahkan HUT Teluk Wondama. Tetapi juga dalam rangkamenghidupkan kembali permainan tradisional.

Meski bukan merupakan permainan tradisional asli Papua, namun permainan layang-layang sudah dikenal luas di Wondama sejak dulu.

Pada era 90 hingga 2000-an, layangan merupakan salah satu jenis permainan yang digemari anak-anak dan remaja di Papua termasuk di Teluk Wondama.

“Yayasan Maneta ingin berkontribusi untuk memeriahkan HUT Kabupaten Teluk Wondama. Maka yang kita pilih adalah lomba layangan karena ini merupakan permainan tradisional yang murah meriah dan bisa dimainkan oleh siapa saja, “kata Eka Wosiri yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB.

Baca Juga :   Jelang PSU 4 TPS, PDIP Wondama Klaim Temukan 500 Nama Ganda dalam DPT Pilkada

Wakil Bupati mengapresiasi inisitiaf Yayasan Maneta menggelar Festival Layangan dalam rangka memeriahkan HUT Teluk Wondama ke-23.

Dia berharap lomba layangan bisa menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan dan persatuan antarwarga sekaligus untuk menjaga budaya dan kearifan lokal.

““Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita jaga dan kita tingkatkan, ” kata Alex.

Seiring dengan momentum HUT Teluk Wondama ke-23, orang nomor dua Pemkab Wondama ini menekankan, layang-layang yang terbang tinggi bisa menjadi simbol harapan, kerjasama dan semangat seluruh elemen masyarakat Wondama untuk membawa Teluk Wondama bisa terbang tinggi menjadi kabupaten yang maju dan sejahtera.

” Saya mengajak kita semua untuk menjadikan momentum HUT ke-23 sebagai refleksi dan motivasi untuk membangun daerah kita dengan semangat gotong royong, kerja keras dan rasa tanggung jawab, “ pesan eks Kepala Distrik Wasior.

Baca Juga :   Puluhan Regu Ikut Lomba Gerak Jalan Meriahkan HUT RI ke-78 di Wondama

Lomba layangan terbuka untuk umum dengan tiga kategori. Yakni, layangan kecil untuk anak-anak, layangan besar untuk orang dewasa serta kategori layangan hias. (Nday)

 

 

Pos terkait