Tinjau Lokasi Kodim Teluk Wondama, Danrem Brigjen Yogo Sebut Pembangunan Makodim Dimulai 2020

  • Whatsapp

WASIOR – Komandan Korem 181/PVT Sorong Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono, Kamis (23/5) meninjau lahan untuk lokasi pembangunan markas Kodim Teluk Wondama di Distrik Rasiei.

Didampingi Bupati Teluk Wondama, Papua Barat Bernadus Imburi serta Dandim Manokwari Letkol Inf Hendriek Mote, Danrem Yogo melihat langsung dua lokasi yang dipersiapkan Pemda. Yakni di samping SMK Tandia serta di kawasan Kali Uram, Kampung Webi, Distrik Rasiei.

Ikut mendampingi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Jack Ayamiseba, Danramil Wasior Mayor Inf Andri Risnawan dan Kepala Bagian Administrasi Pertanahan Setda Teluk Wondama Hugo Ramar.

Usai peninjauan, Danrem mengaku puas dan menyatakan lokasi yang dipersiapkan Pemkab Wondama bersama masyarakat memenuhi syarat untuk pembangunan markas Kodim.

“Secara teori untuk Kodim itu 8 sampai 10 hektar sudah cukup tapi ini lebih kalau dihitung ada sampai 16 hektar. Jadi saya katakan ke bupati ini sudah sangat cukup, lokasinya juga strategis, ini perbatasan dengan Nabire, Manokwari. Kodim ada di sini tidak terlalu jauh dengan Polres, “ ujar Yogo.

Jika lahan sudah tidak bermasalah, Danrem menyebut pembangunan markas Kodim (Makodim) Teluk Wondama bisa direalisasikan pada tahun 2020.

“(Lahan) sangat mencukupi dari sisi luas dan lokasi. Jadi saya pikir ini akan direalisasikan pada tahun anggaran depan pembangunan Kodim Teluk Wondama. Dibangun dulu Makodimnya dan perumahannya, begitu udah siap baru personilnya datang, “ kata Yogo.

Tidak hanya dari aspek keamanan wilayah, Danrem menambahkan, kehadiran Kodim juga akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Karena itu dia berharap masyarakat ikut memberikan dukungan sehingga rencana pembukaan Kodim Teluk Wondama dapat terwujud pada 2020.

“Tadi saya sampaikan bahwa kalau ada asrama TNI/Polri di situ pasti ada keluarganya ada anaknya, istri. Pasti di situ akan membutuhkan makan kemudian apa, banyaklah kebutuhan ekonomi sehari-hari banyak diperlukan sehingga itu akan menumbuhkan perputaran ekonomi, “ pungkas Jenderal satu bintang ini.

Untuk kepastian lokasi mana yang akan diambil, menurut Jack Ayamiseba, Pemkab akan mengundang masyarakat pemilik tanah juga pihak lain yang terkait untuk dilakukan pembahasan dalam waktu dekat ini. (Nday)

Pos terkait