Tindaklanjuti Hasil Temuan BPK RI Perwakilan Papua Barat, Pemda Manokwari Gelar Rapat Evaluasi

MANOKWARI- Menindaklanjuti hasil temuan BPK RI Perwakilan Papua Barat Pemkab Manokwari menggelar Rapat evaluasi bersama pimpinan OPD dan evaluasi pelaporan capaian aksi pencegahan korupsi atau Monitoring Centre for Prevention (MCP) Pemkab Manokwari semester I 2022, di ruang Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari, Rabu (31/8/2022).

Rapat yang dipimpin oleh sekertaris daerah Manokwari, drg Henry Sembiring difokuskan kepada tindaklanjut terhadap temuan BPK RI yang harus diselesaikan oleh masing-masing OPD, terutama temuan yang masih ada dari pejabat lama dari tahun 2004.

Bacaan Lainnya

Dalam penyampaiannya sekda menyebutkan adanya 81 temuan oleh BPK RI Perwakilan Papua Barat di tahun 2021 dan setelah di tindaklanjuti maka tersisa 2 temuan yang harus di evaluasi kembali.

Sekda menambahkan, dari hasil temuan BPK sejak tahun 2004 silam yang telah beberapa kali berganti kepempimpinan ada sebanyak 1.300 temuan BPK namun sudah ditindaklanjuti sebanyak 900 temuan.

Baca Juga :   Cetak Lulusan SMK Siap Kerja, Dinas Pendidikan Papua Barat Mou Bersama Alfamart

Sekda mengungkapkan, Kinerja dari pimpinan OPD sejak tahun 2004 masih banyak hutang yang belum di tindaklanjuti dan wajib hukumnya di tindaklanjuti pimpinan yang kini menjabat. OPD juga harus proaktif jika Inspektorat menindaklanjuti dan melakukan evaluasi.

Pihaknya meminta kepada pimpinan OPD dilingkup Pemkab Manokwari agar kooperatif ketika dipanggil Inspektorat Manokwari. “Pimpinan OPD harus aktif jika dipanggil Inspektorat, kenapa harus aktif. Karena kebanyakan temuan rekomendasi dari BPK itu adalah administratif,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Manokwari, Khumaidi mengungkapkan Kabupaten Manokwari berada di posisi ke- 2 se-Papua Barat untuk MCP hingga semester ini, dengan capaian 33,37%, di targetkan pada September mendatang bisa mencapai 40%.

“Banyak daerah mendapat teguran dari Inpektorat jendral kementerian dalam negeri, namun Kabupaten Manokwari tidak mendapat teguran. Capaian MCP di tahun 2021 Manokwari peringkat 2 di Papua Barat yaitu 65, 79 persen setelah Kabupaten Kaimana. Untuk semester 1 kita di peringkat 2, dengan capaian 33, 37 persen, diberi target di akhir September bisa mencapai 40%”, jelasnya.

Baca Juga :   Lapak Pedagang di Sepanjang Pagar ,Ruang Milik Jalan Pasar Wosi Mulai Ditertibkan

Menurutnya, banyak hasil temuan BPK yang merupakan temuan berulang dan ada 8 OPD yang akan di evaluasi untuk meningkatkan kualitas kinerja dari OPD lain.

Sebagai informasi MCP merupakan aplikasi atau dashboard yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi, melalui perbaikan tata kelola pemerintahan yang dilaksanakan pemerintah daerah di seluruh Indonesia. (Red/ VR)

Pos terkait