Terkonfirmasi Covid19 di Manokwari 873 Kasus Didominasi Oleh Klaster Keluarga

MANOKWARI- Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manokwari menyatakan bahwa kasus baru Covid-19 yang dideteksi sepanjang September hingga Oktober 2020 di wilayah Kabupaten Manokwari kebanyakan berasal dari klaster keluarga.

koordinator sekretariat satgas percepatan penangananan Covid19 kabupaten Manokwari, Wanto mengatakan bahwa ada setidaknya sekitar 295 kasus klaster keluarga yang berkontribusi pada penambahan kasus infeksi virus corona selama periode ini.

Bacaan Lainnya

“Dari data yang sudah masuk, selama September dan Oktober itu rata-rata klaster keluarga dan juga klaster kantoran. Itu sudah mencapai 873 jiwa yang terpapar Covid-19,” kata Wanto Senin (2/11).

Baca Juga :   Covid19, DPC PDI P Torut Salurkan Sembako Kepada Mahasiswa Papua di Toraja Utara

Ia menambahkan bahwa di kabupaten Manokwari sekitar 295 klaster keluarga yang dikonfirmasi tertular Covid-19 dan bisa menularkan virus kepada anggota keluarga yang lain dan orang-orang di sekitarnya.

Wanto menyebut, jumlah kasus terkonfirmasi covid19 di Manokwari sebanyak 873 kasus dan penularan paling banyak dari klaster keluarga yakni sebanyak 295 kasus, menyusul klaster perkantoran 180 kasus, klaster tenaga kesehatan 44 kasus, klaster Perbankan 44 kasus , klaster tenaga kesehatan Rumah Sakit 34 kasus, klaster Faskar 11 kasus, klaster pertokoan 11 kasus dan klaster gowa 4 kasus.

Adapun pasien yang terkonfirmasi tersebut mendapatkan penanganan di RSUD Provinsi PB, Faskar RSUD PB, Blud RSU Manokwari, Faskar BLUD RSU Manokwari, RS TNI AD J.A Dimara, RS TNI Dr.Azhar Zahir Manokwari , Faskar TNI-AL Dr.Azhar Zahir Manokwari, RS Bhayangkara Lodewijk Mandatjan , Rusun Nawa dan Isolasi/Karantina Mandiri.

Baca Juga :   Saat KKN Mahasiswa Unismuh ini meninggal dunia

Wanto mengimbau pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari penularan penyakit itu.

Dia juga mengajak mereka membantu menyosialisasikan upaya pencegahan penularan Covid-19, mengampanyekan penerapan 3M: memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir.

“Jangan keluar rumah jika tidak ada kepentingan , tetap menjaga jarak, menggunakan masker dan sering mencuci tangan”Pungkas Wanto. (LB)

Pos terkait