Target Nilai SAKIP B, Bupati dan Pimpinan OPD Teken Maklumat Gerakan SAKIP jadi Budaya Kerja

  • Whatsapp

WASIOR – Bupati Bernadus Imburi menargetkan SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) Pemkab Teluk Wondama, Papua Barat bisa mencapai nilai B dalam tahun ini.
SAKIP sendiri berguna untuk mengukur efektivitas kegiatan pembangunan yang telah dilakukan termasuk untuk mengukur kinerja yang dilakukan setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
Produk akhir dari SAKIP adalah LAKIP atau laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang menggambarkan kinerja yang dicapai oleh suatu instansi pemerintah atas pelaksanaan program dan kegiatan yang dibiayai APBN maupun APBD.
Pemkab Wondama telah meraih nilai CC pada 2017. Di Provinsi Papua Barat, tercatat hanya Wondama bersama 2 kabupaten lain termasuk Pemprov Papua Barat sendiri yang telah meraih nilai SAKIP CC.
Dalam rangka itu pada Senin kemarin, Bupati bersama Sekda Denny Simbar dan sejumlah pimpinan OPD terkait telah menandatangani maklumat Gerakan SAKIP sebagai budaya kerja organisasi.
Bupati berharap penandatanganan maklumat itu menjadi wujud komitmen bersama pimpinan serta seluruh jajaran OPD untuk terus meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi sehingga dengan sendirinya target meraih nilai SAKIP B akan bisa terealisasi.
“Karena itu kita tandatangan maklumat tadi saya harap benar-benar kami semua punya komitmen yang tinggi dan kita perhatian dan kita lakukan. Harapan kami, harapan provinsi dan harapan Menpan Wondama bisa naik peringkat ke B itu, kita harapkan itu, “ ujar Bupati.
Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Anita Tappi menyebutkan pihaknya telah mengambil langkah-langkah perbaikan dokumen-dokumen perencanaan sesuai rekomendasi dari KemenPAN-RB.
Antara lain perbaikan RPJMD, renstra dan renja OPD termasuk pula rencana aksi setiap OPD. Tujuannya agar terjadi sinkronisasi mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pelaporan dan evaluasi.
“ LAKIP yang dilihat itu hasilnya, outcome-nya. Jadi kalau hasil itu tidak sesuai dengan apa yang direncanakan itu percuma. Selama ini kan kita itu hanya berpatokan bagaimana caranya menghabiskan uang, tapi dengan SAKIP ini bagaimana kita buat sesuatu itu bisa bermanfaat bagi masyarakat, “ jelas Anita.
Sama seperti Bupati, Anita mengaku optimistis Pemkab Wondama bisa mencapai nilai SAKIB B dalam tahun ini.
“Kami optimis karena semua langkah-langkah sudah kita lakukan. Pertengahan November ini laporan-laporan sudah harus selesai semua untuk dikirim ke MenPAN, “ ujar eks Kabag Kesejateraan Rakyat Setda ini. (Nday)

Baca Juga :   Mambor-Andi Bertekad Jadikan Situs Aitumeiri Ikon Wisata Religi bagi Papua dan Dunia

Pos terkait