Sepakat Balai Koperasi Papua Barat Jadi Faskar Covid 19, Pengawasannya Akan Libatkan Warga

  • Whatsapp

MANOKWARI — Pemerintah Daerah (Pemda)  Manokwari Menggelar Pertemuan dengan Pihak  Pemilik Ulayat Balai Karantina Koperasi dan UMKM Papua Barat serta  warga masyrakat  sekitar Loaksi  yang di Inisiasi oleh Gugus Tugas Covid 19 Manokwari  yang digelar hari ini Senin 5/10/2020 guna mensosialisasikan Penggunaan Balai Koperasi sebagai tempat  untuk Fasilitas Karantina (Faskar) Covid-19.

Dalam pertemua tersebut akhirnya disepakati oleh Pihak Pemilik Hak Ulayat dan Pemerintah daerah untuk penggunaanya sementara  dijadikan sebagai  Faskar Covid 19.

Dalam kesepakatan tersebut pihak perwakilan dari  warga sekitar Lokasi yang diwakili oleh Ketua RT 01/RW 09 Henoc Mandacan  meminta kepada Pihak Pemda Manokwari untuk memberikan jaminan keamanan agar hal  tersebut tidak merugikan warga sekitar.

“Kami minta agar agar selama ada pasien yang dikarantina disini agar dijaga ketat selama 24 jam dan juga agar lokasi  sekeliling di Blok agar tidak pergi keluar” Kata  Henoc Mandacan.

Penjabat  Sementara  Bupati Manokwari Robert R.A Rumbekwan menyatakan  akan menjamin keamanan khusunya bagi para Pasien yang akan dikarantina dilokasi tersebut untuk tidak keluar  dengan bebas.

“Kita memberi jaminan dengan menempatkan petugas  selama 24 jam   secara bergilir kakan menjaga tempat itu agar tidak keluar dengan bebas” ujar Rumbekwan.

Sementara itu ketua Pelaksana Harian Gugus tugas Covid -19 Papua Barat Derek Ampnir  yang turut hadir dalam pertemuan tersebut juga mengatakan selain petugas Kepolisian juga akan melibatkan warga masyarakat dalam pengawasannya.

“Selain Petugas Kepolisian kita juga akan melibatkan masyrakat sekitar untuk ikut mengawasi” ujarnya

“Jadi jangan khawatir karena semua dilakukan sesuai dengan pdosedur kesehatan dan pengawasannya melibatkan kita semua, ini demi kebaikan kita semua agar para pasien yang tertular virus tidak kemana-mana menularkan kepada orang lain” jelasnya.

Rencanaya sebelum Balai Karantina Koperasi dan UMKM digunakan akan digelar upcara adat dan  doa bersama yang akan degelar Rabu mendatang. (*/Htp)

Pos terkait