WASIOR, Kabartimur.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, Aser Waroy, Senin (26/2/202) meresmian tujuh gedung baru SMPN Dotir, Distrik Wasior yang bersumber dari bantuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Program Revitalisasi Sekolah Tahun Anggaran 2025.
Tujuh gedung baru yang diresmikan Sekda terdiri dari satu gedung administrasi, satu gedung perpustakaan, satu gedung laboratorium MIPA dan satu bangunan ruang belajar.
Juga satu unit rumah dinas guru, satu ruang UKS serta satu bangunan untuk toilet yang masing-masing dilengkapi dengan perabotan (meubeler) dengan total anggaran RP2,9 miliar.
“Apa yang dahulu kita rencanakan dan kita doakan kini telah terwujud dalam bentuk tujuh bangunan di SMPN Dotir yang berdiri kokoh dan siap untuk digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar, “kata Sekda membacakan sambutan tertulis Bupati Elysa Auri.
Bupati Auri berharap adanya tujuh gedung baru itu semakin memotivasi para guru dalam melaksanakan tugas sehingga bisa membentuk para siswa menjadi anak-anak yang cerdas dan unggul.
“Dan para siswa semakin bersemangat dalam belajar dan meraih cita-cita. Serta masyarakat semakin peduli dan aktif dalam mendukung dunia pendidikan, “pesan bupati.
Dikerjakan Swakelola
Kepala SMPN Dotir Frengki Semboari menjelaskan, pembangunan tujuh gedung baru tersebut seluruhnya dilakukan secara swakelola melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan melibatkan tukang dan pekerja dari orang tua siswa dan warga sekitar sekolah.
Ini sesuai mekanisme pelaksanaan dalam program revitalisasi sekolah yang digulirkan Kemendikdasmen yakni dana bantuan disalurkan langsung ke rekening sekolah dan dikelola secara mandiri oleh sekolah.
“Pembangunan tujuh gedung ini semuanya dilakukan oleh tukang-tukang dari kampung Dotir (Distrik Wasior) dan sekitarnya jadi kita tidak pakai tukang dari luar. Kemudian pengawasannya oleh orang tua siswa sehingga kualitasnya bisa terjamin, “jelas Frengki.
Menurut Frengki, tambahan tujuh gedung baru itu memberi semangat dan energi positif bagi para guru untuk memberikan layanan pendidikan yang semakin baik dan bermutu kepada para siswa.
Para guru bisa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan tugas karena kini sudah dilengkapi dengan gedung kantor.
Sebelumnya selama lima tahun, SMPN Dotir hanya memiliki dua gedung untuk ruang belajar di mana salah satunya difungsikan sebagai kantor sementara.
“Untuk guru, hari kita sudah punya kantor artinya guru tidak lagi harus berdesak-desakan. Mereka lebih leluasa sekali untuk mempersiapkan perangkat pembelajarannya.
Juga bisa menyiapkan pelatihan mandiri melalui akses online karena kantor sudah ada peralatan dan fasilitas sudah lengkap, “kata Frengki.
Demikian halnya bagi siswa. Dengan adanya berbagai sarana baru itu, para murid tidak saja merasa lebih aman dan nyaman dalam belajar karena sudah memiliki ruang kelas baru sehingga tidak lagi duduk berdesak-desakan.
Para siswa juga bisa memperkuat pemahaman terhadap berbagai pelajaran dengan hadirnya perpustakaan dan laboratorium MIPA serta kesempatan mengembangkan bakat dan kreativitas dengan semakin banyaknya kegiatan ekstrakurikuler.
“Selain itu perpustakaan sudah ada, dulu kita hanya pakai pondok di halaman kantor. Sekarang sudah ada, anak-anak bisa duduk dengan tenang dan nyaman untuk membaca di dalam, “terang Frengki.
“Juga dengan laboratorium MIPA. Sebelumnya kami hanya punya seragam untuk pakaian praktik tapi tidak punya ruang laboratorium. Sekarang dengan adanya gedung sendiri, yang pasti anak-anak akan lakukan praktikum dengan lebih baik,”lanjut mantan guru SMPN Wasior ini.
Sebagai informasi, Program Revitalisasi Sekolah yang dijalankan Kemendikdasmen bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas dan infrastruktur sekolah. Juga menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan menyenangkan.
Untuk mendapatkan program ini, pihak sekolah mengajukan permohonan secara mandiri melalui situs Kemendikdasmen dengan melampirkan persyaratan antara lain data dapodik serta sertifikat tanah sekolah.
“Ini kita dari sekolah usulkan sendiri jadi yang paling penting adalah dapodik itu kita harus jujur tidak boleh tipu-tipu dan yang penting juga operator (operator dapodik) harus orang yang lincah dan paham, “tutup Frengki. (Nday)







