RSUD Teluk Wondama Sudah Tipe C, Mambor Pastikan Pemkab Tanggung Biaya Pendidikan Dokter Spesialis

WASIOR – Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor menyatakan kenaikan kelas RSUD Teluk Wondama dari tipe D menjadi tipe C harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan medis kepada masyarakat.

Mambor memastikan Pemkab siap mendukung penambahan fasilitas maupun sarana dan prasarana (sarpras) kesehatan termasuk tenaga medis yang dibutuhkan RSUD Teluk Wondama.

Bupati juga berkeinginan sarpras dan alat kesehatan di RSUD Teluk Wondama dilengkapi sehingga bisa menekan jumlah rujukan pasien ke luar Wondama.

“Sehingga misalnya terjadi kasus tertentu tidak perlu dirujuk keluar karena fasilitas pelayanan itu sudah ada. Dan SDM-nya harus kita dukung, contoh tenaga (dokter) spesialis, “kata bupati usai upacara HUT RI ke-77, Rabu.

Bupati mengatakan Pemkab akan menyekolahkan beberapa dokter umum yang ingin menjadi dokter spesialis.

Seluruh biaya pendidikan ditanggung Pemda dari APBD. Langkah itu dilakukan untuk memperkuat kapasitas SDM bidang kesehatan di RSUD Teluk Wondama sehingga diharapkan bisa mengangkat kualitas layanan medis.

Baca Juga :   ODP COVID-19 di Wondama Turun, 12 OTG Sudah Karantina Mandiri

Namun demikian ada syarat khusus yang wajib dipatuhi. Yakni setelah menamatkan pendidikan sebagai dokter spesialis wajib kembali bertugas di Wondama.

“Bersama wakil bupati kami sudah minta kepada setiap dokter yang kita biayai untuk ambil spesialis, kami minta menandatangani surat pernyataan apabila mereka tidak kembali ke sini mereka harus kembalikan uang daerah yang dipakai untuk sekolah, ” tandas Mambor.

“Ini dalam rangka supaya mereka tetap kembali. Karena sumber daya kesehatan kita butuh mereka untuk topang RS kita yang naik kelas jadi tipe C, “terang orang nomor satu Wondama itu.

Direktur RSUD Teluk Wondama dr. Yoce Kurniawan membenarkan dalam tahun ini ada beberapa dokter umum yang akan melanjutkan pendidikan untuk mengambil spesialis dengan biaya dari Pemda.

“Ada dua yang sudah pasti tapi kebetulan dari provinsi (Papua Barat) menawarkan jadi kita ambil yang dari provinsi (biaya dari APBD Provinsi). Itu mereka dokter ASN jadi pasti kembali (ke Wondama), “ujar dr.Yoce.

Baca Juga :   3.191 Warga Menunggak, Tagihan Iuran BPJS Kesehatan di Wondama Capai 1,5 Miliar

Sebelumnya Wakil Bupati Andarias Kayukatuy juga menyambut baik peningkatan tipe RSUD Teluk Wondama menjadi tipe C. Andi, panggilan karibnya juga berharap kenaikan kelas RS berimbas pada semakin baiknya mutu pelayanan medis.

“ Jadi kami pasti akan mendukung kalau dari RSUD ingin ada penambahan fasilitas maupun tenaga dokter atau paramedis yang dibutuhkan, “kata orang nomor dua Pemkab Wondama itu. (Nday)

 

Pos terkait