Polres Wondama Batasi Peredaran Miras Selama Pilkada 2020

  • Whatsapp

WASIOR – Kepolisian Resor Teluk Wondama, Papua Barat akan membatasi peredaran minuman keras (miras) baik pabrikan maupun miras lokal selama pelaksanaan Pilkada 2020. Langkah itu dilakukan untuk meminimalisir potensi kerawanan yang bisa mengganggu jalannya tahapan Pilkada.

Hal itu disampaikan Kapolres AKBP Danang Sarifudin pada acara tatap muka dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan serta elemen masyarakat guna mendukung pelaksanaan Pilkada 2020 di aula Mapolres Wondama di Isui, Kamis.

“Di Wondama ini situasinya sudah aman dan kondusif hanya satu permasalahan yang memicu semua yaitu miras. Kita sudah berupaya untuk berantas karena miras itu memicu semua (tindak kejahatan). Tentunya nanti miras (miras lokal) di Tandia juga kita akan batasi, “ ucap Kapolres.

Kapolres lantas merincikan sejumlah tindak kriminal maupun kecelakaan lalu lintas dalam periode Januari-Pebruari 2020 yang dipicu miras yang sampai menyebabkan orang meninggal dunia.

Baca Juga :   Perbup Sudah Ada, Warga Wondama yang Malas Pakai Masker Bakal Dikenakan Sangsi

“Satu orang meninggal karena miras. Penganiayaan satu (kasus) dan 2 dugaan pemerkosaan, “ kata Danang.

Rencana Polres menekan peredaran miras selama Pilkada 2020 disambut baik oleh para tokoh yang hadir dalam pertemuan itu. Termasuk dari kampung Tandia, Distrik Rasiei, wilayah yang disebut-sebut sebagai penghasil miras lokal di Wondama.

“Kami harap Bapak Kapolres beri surat teguran untuk pengiris (tukang iris pohon bobo untuk hasilkan miras lokal jenis ampow) dan patroli ronda supaya kondisi tambah aman, “ ujar Tonci Webori, tokoh pemuda Kampung Tandia.
Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat Tandia Yulius Webori. “Kami setuju ada penertiban untuk menghadapi Pilkada ini, “ ucap Yulius.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengajak para tokoh dan pemangku kepentingan di masyarakat berperan aktif menjaga kondisi Wondama tetap aman dan damai sampai dengan pelaksanaan Pilkada selesai.

Baca Juga :   Terima 10 M dari Pemda, Bawaslu Wondama Tidak Jamin Pengawasan Pilkada Bisa Maksimal

“Bapak dan ibu juga punya andil dalam menyukseskan Pilkada. Pilkada sukses itu kalo situasinya aman. Bapak ibu semua bisa berperan dengan memberikan pencerahan ke anak-anak, tetangga, saudara maupun komunitas-komunitas di lingkungan kita, mari kita jaga sama-sama wondama yang sudah aman ini, “ pesan mantan Kapolsek di Kalimantan Selatan ini. (Nday)

Pos terkait