Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Hewan Menular Strategis dengan One Health Biosecurity

  • Whatsapp
Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Hewan Menular Strategis dengan One Health Biosecurity

Tana Toraja Kabartimur.Com

Untuk Pencegahan Penanggulangan penyakit hewan menular strategis dengan One Health Biosecurity (mengurangi resiko penularan penyakit dari hewan ke manusia) Dinas Pertanian melalui Bidang Peternakan Kabupaten Tana Toraja sudah melakukan Vaksinasi rabies terhadap 30 ribu Anjing dan Kucing di 12 Kecamatan yang ada di Tana Toraja sepanjang Tahun 2018.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja, Sarira Pongsapan,Spi.Msi saat di temui di Kantornya Sabtu, 23/11/2018.

“Vaksin dilakukan untuk menghindari rabies yang terjadi saat masyarakat digigit hewan seperti anjing dan kucing. “di tahun 2018 ini, kami sudah melakukan vaksinasi di 12 Kecamatan sebanyak  30 ribu Anjing dan Kucing milik warga di Tana Toraja” jelas Sarira.

Lanjut Sarira bahwa Vaksinasi Rabies terhadap 30 ribu Anjing dan Kucing di 12 Kecamatan yang ada di Tana Toraja sepanjang Tahun 2018 ini menggunakan dana dari APBN dan APBD”tambahnya.

“Ada dua sumber dana yang kami gunakan untuk melakukan vaksinasi di 12 Kecamatan yang ada di Tana Toraja yakni dana APBN dan APBD”  diantaranya :

  1. Dana APBD = Kecamatan Malimbong Balepek sebanyak 250 ekor ternak.
  2. Dana APBD/APBN = Kecamatan Rembon sebanyak 655 ekor ternak + Dana APBN sebanyak 2.216 ekor ternak.
  3. Dana APBD/APBN = Kecamatan Mengkendek 411 ekor ternak + Dana APBN sebanyak 4.307 ekor ternak
  4. Dana APBD = Kecamatan Bittuang sebanyak 3804 ekor ternak.
  5. Dana APBD = Kecamatan Rantetayo sebanyak 2130 ekor ternak.
  6. Dana APBD = Kecamatan Rano sebanyak 500 ekor ternak.
  7. Dana APBD = Kecamatan Makale sebanyak 420 ekor ternak.
  8. Dana APBD = Kecamatan Saluputti sebanyak 314 ekor ternak.
  9. Dana APBN = Kecamatan Kurra sebanyak 3965 ekor ternak.
  10. Dana APBN = Kecamatan Sangalla’ sebanyak 2.520 ekor ternak.
  11. Dana APBN = Kecamatan Sangalla’ Selatan sebanyak 1.025 ekor ternak.
  12. Dana APBN = Kecamatan Sangalla’ Utara sebanyak 967 ekor ternak.

Seperti diketahui, rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonotik, yaitu dapat ditularkan dari hewan kepada manusia. Sementara itu, virus rabies ditularkan kepada manusia melalu gigitan hewan, seperti anjing dan kucing.

Menurut Sarira, vaksinasi diberikan tak hanya secara massal di lokasi tertentu, namun, pihaknya juga mendatangi rumah-rumah pemilik hewan untuk memberikan vaksin rabies terhadap hewan piaraan tersebut. (titus)

 

Pos terkait