Pemkab Manokwari Komitmen Mendukung Pembangunan Gereja GKI lahai-Roi Mansinam

  • Whatsapp

MANOKWARI- Pemerintah Daerah kabupaten Manokwari akan berkomitmen dalam mendukung pembangunan Gedung Gereja Lahai-Roi Mansinam.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Manokwari, Hermus Indou dalam sambutannya pada acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung gereja baru Jemaat Lahai Roi, Pulau Mansinam, Jumat (26/3/2021).

Bupati menyampaikan bahwa dukungan tersebut akan diwujudkan dengan mengalokasikan Bantuan dana sebesar Rp 1 Milyar untuk pembangunan gedung gereja baru jemaat Lahai Roi Mansinam yang bersumber dari APBD Perubahan kabupaten Manokwari Tahun 2021.

Pihaknya mengapresiasi pembangunan gedung gereja GKI lahai-Roi Mansinam karena sejalan dengan visi misi pemerintahan bupati dan wakil bupati yang akan menjadikan Manokwari sebagai pusat peradaban di Tanah Papua yang akan dimulai dari pulau Mansinam.

“Karena gedung ini adalah tempat penghormatan kepada Tuhan dan tempat sejarah injil di Tanah Papua dimana Mansinam sebagai Altar Tuhan, Situs religi dunia dan akan menjadi objek wisata religi di tanah papua” kata Hermus.

Baca Juga :   Anggota DPRD dan Aktivis HMI Pertanyakan Tanggung Jawab Moral Perusahan di PB sikapi Covid19

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan, Daniel Rumbrawer mengungkapkan bahwa Gereja Lahai Roi Mansinam merupakan jemaat pertama di tanah papua yang sudah pasti menjadi perhatian semua umat Tuhan diatas tanah untuk melakukan kunjungan ziarah ke pulau Mansinam dengan jumlah yang besar.

Dikatakan Rumbrawer bahwa Pembangunan gedung gereja yang baru telah menjadi keputusan bersama dalam sidang ke VII jemaat GKI Lahai Roi Mansinam tahun 2018 dan telah diterjemahkan oleh PHMJ GKI Lahai Roi Mansinam dalam surat keputusan PHMJ No. 09.a/A-6.a12/G-13/1/2021 tanggal 23 Januari 2021 tentang pengesahan Panitia pembangunan gereja baru.

Adapun Design pembangunan Gereja nantinya dilengkapi dengan ruang Balkon, Ruang Suci, ruangan bagi unsur-unsur Jemaat serta ruang rapat dengan daya tampung sekitar 1000 orang dan juga disertai dengan rumah pastori Jemaat.

Rumbrawer menyebutkan, Sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) pembangunan gereja dan rumah pastori sampai selesai akan menelan anggaran sebesar Rp.12 Milyar dengan partisipasi seluruh warga jemaat Lahai Roi, Pemprov Papua Barat, Pemkab/kota Sepapua barat, Donatur dan simpatisan yang perduli untuk pekerjaan Tuhan diatas Tanah ini.

Baca Juga :   MRPB Gelar Sosialisasi Hasil Pleno Luar Biasa Terkait Hak Konstitusional OAP, Pilkada dan Otsus Jadi Sorotan

Pada kesempatan yang sama dukungan Gubernur Papua Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp.1 Miliar dari APBD sebagai dana awal disusul komitmen pemkab Mansel Rp 500 juta melalui APBD, Kabupaten Pegaf Rp 100 Juta, BPAM sinode Rp 500 juta, Kabupaten Kepulauan Yapen provinsi Papua Rp.200 juta melalui APBD dan keluarga Dominggus Mandacan menyumbang 1000 sak semen.(R)

Pos terkait