Musrenbang RKPD, Bupati Mambor Minta OPD Akomodir Program Usulan Kampung dan Distrik

WASIOR, Kabartimur.com – Bupati Teluk Wondama, Papua Barat Hendrik Mambor minta program dan kegiatan yang diusulkan masyarakat dari bawah melalui forum Musrenbang tingkat kampung/desa (Muskam) maupun Musrenbang tingkat distrik (Musdis) tahun 2024 dapat diakomodir oleh OPD untuk dilaksanakan tahun 2025.

Hal itu disampaikan Mambor saat membuka Musrenbang (Musawarah Perecanaan Pembangunan) Otonomi Khusus dan Musrenbang RKPD Tahun 2025 di Aula Sasana Karya Kantor Bupati Teluk Wondama di Rasiei, Rabu, 3 April 2024.

“Dari sejumlah yang diusulkan di Muskam, Musdis kita upayakan supaya paling kurang ada yang terakomodir. Jangan blank (kosong) sama sekali, “ujar bupati.

Mambor mengakui usulan program dan kegiatan yang telah disepakati dalam Muskam maupun Musdis pada tahun ini memang tidak bisa diakomodir seluruhnya untuk direalisasikan pada tahun 2025.

Hal itu karena keterbatasan keuangan daerah serta adanya program prioritas daerah yang harus diutamakan.

Baca Juga :   Tim Verifikasi dari Provinsi Sudah Turun Tinjau, 47 Calon Kampung Pemekaran di Wondama Diharap Bisa Jadi Kampung Defenitif

Kendati demikian dia berharap sekurang-kurangnya ada satu atau dua program maupun kegiatan dari setiap kampung dan distrik bisa diakomodir oleh OPD (organisasi perangkat daerah) untuk dikerjakan pada tahun 2025.

“Sebab ini usulan dari bawah dalam tingkat Muskam kemudian di Musdis dan saat ini kita ada di Musrenbang kabupaten,” ujar bupati.

“Kita berupaya untuk melakukan itu. Tentunya kita laksanakan dengan memperhatikan kemampuan anggaran tapi juga prioritas-prioritas program yang kita nilai, kita analisa memang ini layak untuk dilaksanakan, “lanjut kepala daerah.

Bupati ingin pengalaman dalam beberapa kali Musrenbang sebelumnya, di mana sering muncul keluhan dari masyarakat termasuk para kepala kampung dan kepala distrik karena program dan kegiatan yang mereka usulkan tidak terakomodir, tidak berulang pada tahun ini.

“Supaya nanti kita ketemu lagi dengan bapak-bapak kepala kampung, bapak-bapak kepala distrik tidak ada yang bilang, kami sudah usul ulang-ulang tapi tidak terakomodir,”pesan bupati.

Baca Juga :   Terdampak Corona, APBD Teluk Wondama 2021 Turun dari 1 Triliun Jadi 861 Miliar

Sebelumnya, Kepala Distrik Wasior Muhamad Ickbal Marani pada saat pembukaan Musrenbang Distrik Wasior tahun 2024 beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa sembilan kampung di wilayahnya tidak mengusulkan program dan kegiatan baru.

Program dan kegiatan yang dibawa ke forum Musdis tahun ini semuanya merupakan usulan lama yang telah diajukan dalam Musdis tahun-tahun sebelumnya.

“Program dari sembilan kampung di Distrik Wasior ini semuanya usulan lama, tidak ada usulan baru. Jadi semuanya usulan lama yang belum diakomodir yang dimasukan kembali, “jelas Ickbal.

Adapun arah kebijakan pembangunan Kabupaten Teluk Wondama tahun 2025 mengacu pada tema pembangunan tahun 2025 yaitu ‘Meningkatkan Perekonomian Lokal yang Inklusif, Berdaya Saing dan Berkelanjutan untuk Mengurangi Kemiskinan“.

Musrenbang Otsus dan Musrenbang RKPD tahun 2024 dijadwalkan berlangsung tiga hari sampai 5 April 2024. (Nday)

Baca Juga :   Masa Tugas Pjs Bupati Teluk Wondama Berakhir, Imburi dan Indubri Resmi Aktif Kembali

 

Pos terkait