MRPB Akan Sikapi Aksi Perburuan Liar di Kampung Ure

  • Whatsapp

MANOKWARI- Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) akan menindaklanjuti keluhan masyarakat Kampung Ure terkait aksi perburuan liar yang marak terjadi pada salah satu wilayah di Kabupaten Kaimana tersebut.

Wakil Ketua II POKJA Agama MRPB, Edy Klaus Kirihio saat diwawancarai menjelaskan pihaknya telah menerima laporan sebelumnya saat melakukan reses ke Kabupaten Kaimana tepatnya di Distrik Arguni Atas dan Kampung Ure Distrik Yamor bahwa sering terjadi aksi perburuan liar. Beberapa hari yang lalu MRP telah menerima surat tembusan dari Kepala Kampung Ure atas keluhan dimaksud.

“Benar, kami juga sudah dengar ada aksi perburuan liar di Kaimana saat reses ke sana dan surat resmi juga sudah masuk sehingga akan kami tindaklanjuti. Surat dari Ure sudah masuk, kami masih menentukan waktu untuk bertemu perwakilan Kampung Ure untuk membicarakan hal ini lebih lanjut,” ujar Edy Klaus Kirihio, Sabtu (17/8/19).

Edy juga menambahkan pihak MRPB sangat menanggapi dengan serius apabila informasi tersebut benar adanya dan berencana untuk dapat mengunjungi langsung wilayah tersebut. Kemudian menyurati secara lembaga kepada Kodam XVIII Kasuari, Kapolda Papua Barat maupun Kodam XVII Cendrawasih dan Kapolda Papua agar dapat memberi instruksi secara berjenjang kepada jajarannya, dikarenakan informasi perburuan liar yang disaksikan masyarakat sering dilakukan oleh oknum anggota TNI/POLRI.

“Masyarakat telah menyampaikan keresahan atas aksi perburuan ini karena sering dilakukan oleh oknum anggota TNI/POLRI yang bertugas menjaga keamanan di Kabupaten Teluk Wondama dan Nabire. Perburuan dengan menggunakan senjata api tentunya akan membuat hewan sekitar menjadi liar sehinggah dapat menyusahkan masyarakat saat mencari makan sehari-hari,” Tutupnya. (sgf/red)

Pos terkait