Mambor-Andi Unggul, PDIP : Paslon dengan Suara Terbanyak Harus Rangkul Masyarakat

  • Whatsapp

WASIOR – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Teluk Wondama menetapkan Pasangan Hendrik Mambor-Andarias Kayukatuy (HEMAT) sebagai pemenang Pilkada Teluk Wondama 2020.

Pasangan indepeden itu meraih suara terbanyak dengan jumlah akhir 5.637 suara dari 120 TPS pasca pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) pada 4 TPS di Distrik Wasior.

PDIP sebagai partai pengusung Pasangan Elysa Auri-Fery Auparay (A2) yang menjadi pesaing utama HEMAT mengingatkan hal terpenting yang perlu dilakukan sang pemenang adalah membangun kembali persatuan di antara masyarakat Wondama yang terpecah akibat perbedaan pilihan politik.

“Saya kira yang terpenting paslon dengan suara terbanyak harus berinisiatif mengkonsolidasikan masyarakat di kabupaten Teluk Wondama. Itu lebih penting karena beliau yang suara terbanyak,”kata politisi PDIP Alexander Kolaai Narwadan usai rapat pleno penetapan perhitungan suara ulang Pilkada Teluk Wondama pasca putusan MK di aula SMPN Wasior, Senin (12/4).

Alex yang bertindak sebagai saksi pasangan A2 dalam rapat pleno tersebut enggan menyampaikan secara gamblang sikap kubu A2 terkait keputusan KPU Teluk Wondama yang mengukuhkan HEMAT sebagai peraih suara terbanyak.

“Soal keputusan menerima atau tidak itu dikembalikan kepada pasangan calon,”ucap Alex yang menjabat Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional PDIP Provinsi Papua Barat.

Sementara itu Ketua Tim Relawan HEMAT Ridas Wambrauw ditemui di tempat yang sama menyatakan pihaknya akan merangkul semua elemen masyarakat termasuk paslon yang menjadi rival HEMAT dalam kontestasi Pilkada 2020.

“Bapak Hendrik Mambor dan Bapak Andarias Kayukatuy memiliki kebesaran jiwa untuk membangun komunikasi dengan semua pihak termasuk pasangan calon bersama timnya untuk kita sama-sama membangun Wondama. Karena bapak berdua itu jadi bupati dan wakil bupati untuk seluruh rakyat Wondama,”ucap Ridas. (Nday)

Pos terkait