LAPEPA Siap Bermitra dengan Pemda Bangun Perempuan Wondama yang Maju dan Tangguh

  • Whatsapp

WASIOR – Lembaga Adat Perempuan Papua (LAPEPA) mendorong Pemkab Teluk Wondama, Papua Barat agar terus berperan aktif membangun kapasitas perempuan Papua di Wondama sehingga mampu bersaing dengan perempuan dari daerah lainnya dalam berbagai bidang termasuk dengan kaum pria.

Harapan itu disampaikan Pendiri LAPEPA Matilda Penetruma pada pembukaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Perempuan Papua Tangguh dengan Kemitraan yang Strategis dan Bersaing di aula kantor Distrik Wasior, Sabtu (10/8).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Sekda Bidang Kesejahteraan Rakyat Hermin Sesa Rinding mewakili Bupati Bernadus Imburi.

“Kami minta Pemda Teluk Wondama bersama-sama dengan LAPEPA terus berupaya memajukan perempuan Papua karena perempuan Papua masih tertinggal dalam banyak hal supaya kami perempuan Papua juga bisa mampu bersaing, “ kata Matilda mewakili Ketua LAPEPA Kabupaten Teluk Wondama Dina Samberi.

Matilda menegaskan sejak awal didirikan LAPEPA berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak kaum perempuan Papua dalam berbagai bidang. Karena itu LAPEPA siap bersinergi dengan berbagai pihak termasuk dengan pemerintah mulai di tingkat pusat hingga ke daerah.

“Kami berharap LAPEPA bisa menjadi lembaga tangguh yang bisa bersaing dengan lembaga-lembaga yang lain. Karena itu kami sangat mengharapkan dukungan Pemda agar bisa memajukan perempuan Papua, “ ucap kader Partai Hanura ini.

Senada, Sekretaris LAPEPA Kabupaten Teluk Wondama Yuliana Manupapami menyatakan, LAPEPA akan terus bermitra dengan Pemkab Teluk Wondama dalam upaya mengangkat perempuan asli Wondama dari keterbelakangan.

“Dan bagaimana kita bisa bangkit untuk mengangkat hak-hak dari perempuan Papua yang ada di Wondamda. Dan kami juga harus bisa bersaing dengan perempuan dari daerah lainnya di luar Wondama, “ ujar mantan Komisioner KPUD Wondama ini.

Asisten Bidang Kesra Hermin Sesa Rinding menyatakan menyatakan perempuan Papua di Wondama harus memiliki kemampuan yang memadai agar bisa memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan Wondama.

Dia berharap LAPEPA bisa menjadi motor penggerak sekaligus pabrik untuk mencetak perempuan Papua yang cerdas, tangguh dan mandiri.

“Pengurus LAPEPA harus bisa siapkan anggotanya untuk bisa bersaing dengan perempuan lain. Diperlukan karakter yang tangguh untuk bisa bersaing juga perlu revolusi mental tetapi tidak kehilangan identitas kita sebagai perempuan yang tahu adat, “ ujar Hermin.(Nday)

Pos terkait