Komisi III DPRD Haltim Turlap Pantau Kondisi Sejumlah Ruas Jalan

  • Whatsapp

HALTIM,KABARTIMUR – Dalam rangka memastikan secara langsung Kondisi ruas Jalan dan gunung jagung di kecamatan Maba Utara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) komisi III turun melakukan pemantauan dan mengecek secara langsung kondisi dilapangan.

Ketua komisi III, Ashadi Tajuddin mengatakan, pihaknya melihat secara langsung longsor yang sering terjadi di ruas jalan Lolasita menuju Sosolat ada beberapa titik yang menjadi catatan penting bagi kami DPRD komisi III, yang perlu Pemerintah Daerah Halmahera Timur juga tahu bahwa kondisi di lapangan jalan tersebut sudah harus dilakukan alistrasi bangun jalan baru sesuai dengan kemauan Masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan laporan masyarakat dan setelah kami melihat secara langsung ternyata memang ada benarnya karena jalan yang lama sering dipakai itu tidak layak dan pantas untuk dilewati karena kondisi kandungan tanah dan batuannya hanya menempel dan tidak padat jadi muda longsor,”ungkapnya.

Menurutnya, kalau dipaksakan sudah tentu membutuhkan anggaran yang sangat besar untuk ruas jalan itu sampai selesai.

“Makanya kami meminta kepada Pemerintah Daerah Halmahera Timur agar bisa dirubah alistrasi bangun baru dibelakang gunung jagung sesuai dengan keterangan dari Masyarakat. Karena dibelakang itu tidak terlalu ada tanjakan semuanya datar dan tidak membahayakan,” ujar Tajuddin.

Lanjut dia, “Kami akan follow up di pembahasan RAPBD tahun 2022, kalaupun Pemerintah Daerah paksakan untuk perbaikan ruas jalan Sosolat ke Lolasita, yang sering longsor, Sesuai amatan komisi III untuk jalan yang sudah sering di lakukan ini tidak layak dilewati dan sangat membahayakan, Sementara Pemda menyediakan sarana transportasi jalan harus memenuhi standar keselamatan dan kesejahteraan Masyarakat itu yang sangat penting, ” harap dia.

Tajuddin menyebut, ada sepanjang 9 km ruas jalan yang harus menjadi perhatian dan dibuatkan alistrasi untuk hasil lebih maksimal daripada sering perbaiki tapi sering longsor.

“Pastinya kalau diperbaiki tentu membutuhkan anggaran yang sangat luar biasa hanya untuk jalan itu, ini artinya menghambat program Bupati dan wakil Bupati dalam rangka memperlancar akses jalan ke Utara.” Imbuh Tajuddin.(RH-RED)

Pos terkait