IPSI Papua Barat Gelar Musyawarah Provinsi

  • Whatsapp

MANOKWARI- Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Papua Barat gelar musyawarah tingkat provinsi, Sabtu (3/8/2019). Giat ini bertujuan untuk membentuk kepengurusan baru serta persiapan atlit menuju pra-PON dan PON ke XX Tahun 2020 di Provinsi Papua.

Dalam arahan langsung Sekertaris Jenderal (Sekjen) IPSI, Erisal Saniago menjelaskan, masa kepengurusan sebelumnya dimulai Tahun 2014 hingga 2018 dan dijabat oleh Hermus Indow. Setelah itu pada Bulan April 2018 IPSI Papua Barat mengajukan permohonan ke IPSI pusat guna memperpanjang masa jabatan kepengurusan.

“Sebelumnya masa jabatan dimulai sejak Tahun 2014-2018, dan IPSI Papua Barat mengajukan permohonan ke pusat dan dibenarkan dalam ADRT. Masa kepengurusan selesai pada bulan oktober 2018 lalu, maka atas nama IPSI pusat saya meminta maaf kepada KONI Papua Barat karena terjadi kekosongan jabatan kurang lebih satu tahun.” ujar Sekjen IPSI Pusat Erisal Saniago.

Ditambahkan Erisal, menjawab surat dari KONI Papua Barat, Pengurus besar IPSI mengeluarkan surat terbaru nomor 55 tentang permohonan dan penunjukan langsung kepada KONI untuk melaksanakan musyawarah IPSI Provinsi Papua Barat.

“Atas dasar surat nomor 55 maka kewenangan penyelenggaraan Musprov IPSI diserahkan kepada KONI Papua Barat dan terimakasih telah berlangsung pada hari ini,” tambahnya.

Ini merupakan kali pertama PB IPSI menyerahkan tugasnya kepada KONI Provinsi. Ketentuan dalam ADRT apabila telah habis masa perpanjangan, pengurus setingkat diatasnya dapat berkordinasi untuk melaksanakan musyawarah provinsi.

“Musprov itu bisa diambil alih PB IPSI atau meminta bantuan kepada KONI Provinsi untuk melaksanakannya, maka musprov ini dinyatakan sah.” tutupnya.

Musyawarah provinsi IPSI Papua Barat mengusung tema “pencak silat sebagai olahraga prestasi yang mempersatukan budaya indonesia.” (sgf/red)

Pos terkait