Ini Inovasi Keren Ichsan Yasin Limpo di Gowa

  • Whatsapp

Bidang Pendidikan

– Alokasi anggaran pendidikan mengalami peningkatan 42% dari APBD Gowa (jauh melampaui UU Sisdiknas yaitu 20%).

– Kabupaten Gowa menjadi daerah pertama yang memiliki Perda Pendidikan Gratis.

– Program Punggawa Demba. Program ini menggunakan metode pembelajaran yang menyenangkan dengan menggabungkan pola belajar konvensional dengan hiburan. Mengkombinasikan muatan lokal dan games yang edukatif.

Bidang Kesehatan

– Menerapkan program kesehatan gratis untuk meringankan beban biaya berobat.

– Peningkatan sarana dan prasarana kesehatan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan (Puskesmas bertambah 11 unit, dan Pustu bertambah 54 unit)

– Peningkatan tipe Rumah Sakit Syech Yusuf dari Tipe C ke Tipe B dengan menambah sarana dan alat kesehatan yang canggih, seperti USG 4 dimensi.

– Peningkatan SDM tenaga kesehatan.

Bidang Ekonomi

– Penurunan angka kemiskinan. Tahun 2005, angkanya 16,9% dan berada pada peringkat 16 dari 23 kabupaten/kota. Di tahun 2014, turun drastis menjadi 8,00% atau berada di peringkat 8 dari 24 kabupaten/kota. Penurunan ini tertinggi kedua di Sulsel selama 9 tahun terakhir.

– Penurunan angka pengangguran dari 15,33% tahun 2005 menjadi 2,3% di tahun 2014. Dalam kurun waktu 9 tahun terjadi penurunan sebesar 13,03% dan berada pada peringkat 5 di Sulsel.

– Angka pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan drastis dari 5,74 di tahun 2005 menjadi 9,44 di tahun 2013

– Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami kenaikan dari sekitar Rp21 miliar menjadi Rp154.772 miliar.

– Peningkatan APBD dari Rp298.897 miliar (2005), naik menjadi Rp1,4 triliun di 2015

Bidang Investasi dan Infrastruktur

– Peluang bisnis di Gowa semakin menarik, dan investasi semakin ramai. Kemudahan investasi diberikan melalui pelayanan perizinan yang mudah, cepat dan transparan. Investasi yang masuk, antara lain; lapangan Golf berstandar international Padi Valley, property bertaraf nasional Citra Land dan Royak Spring, Industri makanan dan minuman nasional, seperti Mayora, Garuda, Food, dan Wings Food, serta agrowisata international Malino Highland. Investasi ini mendatangkan keuntungan bagi daerah dan masyarakat terutama dalam menyerap tenaga kerja lokal.

– Menggagas pembentukan dana cadangan pada APBD untuk pembangunan infrastruktur (pasar, jalan, jembatan, saluran irigasi, sekolah).

Bidang Ketahanan Pangan

-Produksi beras di Gowa meningkat setiapa tahun dan selalu tumbuh di atas 5%. Bahkan 2014 tumbuh sebesar 7,79%

-Produksi jagung juga meningkat dari 168,428 ton tahun 2005 naik menjadi 241,778 ton

-Produksi ikan meningkat dari 262 ton pada 2005 menjadi 956 ton pada 2014

-Populasi sapi meningkat dari 55.154 ekor pada 2005 menjadi 103.370 ekor.

Bidang Pemerintahan

– Kinerja pemerintahan terbaik ke-2 nasional pada tahun 2014 dengan status sangat tinggi dari 373 kabupaten di Indonesia. Capaian ini menempatkan Gowa sebagai kabupaten pertama di Sulsel yang pernah meraih peringkat ke-2 terbaik tingkat nasional.

– Kinerja keuangan dengan Opini Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dari BPK selama 5 tahun berturut-turut. Empat tahun dengan predikat WTP tanpa paragraph (clean and clear). Capaian ini menjadikan Gowa sebagai daerah pertama di Sulsel yang dapat meraih WTP 5 tahun berturut-turut.

– Pelunasan seluruh hutang Pemda, dan menyandingkan realisasi PAD dan PBB 100% setiap tahun menjadi prestasi tersendiri di bidang keuangan.

Bidang Keagamaan

– Program Jumat ibadah digagas untuk pembinaan kualitas iman dan taqwa bagi aparat dan masyarakat di semua tingkatan dengan memberdayakan dai lokal, regional dan nasional.

– Pembangunan 99 masjid di 18 kecamatan. Masjid besar 9 buah di ibukota kecamatan, dan 90 di desa/kelurahan.

DATA INDIKATOR MAKRO PEMBANGUNAN KABUPATEN GOWA 2005-2015

NO INDIKATOR MAKRO SATUAN 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 SUMBER DATA
1 ANGKA PERTUMBUHAN EKONOMI % 5,74 6,17 6,19 6,92 7,99 6,87 7,46 8,15 9,44 6,94 6,80 BPS
2 ANGKA KEMISKINAN % 16,90 14,55 14,13 12,79 10,93 9,49 8,55 8,05 8,73 8,00 8,27 BPS
3 ANGKA PENGANGGURAN % 15,33 22,16 13,01 9,78 9,55 7,70 7,05 4,01 2,63 2,30 4,96 BPS
4 IPM (2005-2009 metode lama; 2010-2015 metode baru) 67,4 67,7 68,87 69,37 70,00 63,83 64,42 64,65 65,45 66,12 66,87 BPS
5 APBD Rp 298.897.170.687 410.808.165.678 481.435.405.033 627.837.559.006 684.283.658.704 750.458.750.653 810.654.354.448 853.559.473.037 1.057.021.023.264 1.275.837.753.098 1.472.120.934.355 DPKD Kab. Gowa
6 PAD Rp 21.156.143.945 35.703.518.160 33.371.641.773 45.827.484.393 49.522.385.717 55.440.280.535 83.221.491.179 78.700.219.638 109.772.063.463 149.352.694.369 154.772.384.000 DPKD Kab. Gowa
7 JUMLAH PENDUDUK Jiwa 575.295 586.069 594.423 605.876 617.317 652.941 659.513 670.465

Pos terkait