WASIOR, Kabartimur.com – Kepolisian Resor Teluk Wondama, Papua Barat menetapkan lima sasaran utama dalam Operasi Ketupat Mansinam Tahun 2026 untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama Perayaan Idul Fitri 1447 H.
Kapolres Teluk Wondama AKBP Bayu Dewasto menuturkan sasaran pertama adalah memastikan situasi Kamtibmas yang kondusif sehingga umat Islam di Wondama dapat melaksanakan Hari Raya Idul Fitri dengan khidmat dan lancar.
Dia mengatakan, Polres Teluk Wondama bersama unsur Forkopimda telah membangun kesepahaman bersama dengan para pemangku kepentingan terkait untuk menjaga Wondama tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadan sampai usai perayaan Idul Fitri 1447 H.
“Kemudian ada instansi-instansi lain yang melaksanakan kegiatan mandiri namun kita terhubung dengan koordinasi kerjasama.
Juga para tokoh masyarakat mereka semua sudah ada pertemuan di Polres dan semuanya mendukung untuk menjaga situasi Kamtibmas termasuk hal-hal yang menjadi fokus perhatian Operasi Ketupat, “terang Kapolres.
Hal itu disampaikan Bayu usai Upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mansinam 2026 di lapangan Mapolres Teluk Wondama di Wondiboi, Kamis, 12 Maret 2026.
Selanjutnya sasaran kedua adalah pengamanan terhadap arus mudik dan arus balik.
Ketiga, monitoring harga bahan pokok penting termasuk BBM. Kemudian keempat, antisipasi adanya bencana alam serta kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan di laut sehubungan dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Kelima, pengamanan terhadap lokasi-lokasi wisata. Dan keenam, antisipasi tindakan kriminalitas.
“Maka kami menyiapkan ada dua pos (pos pelayanan) nantinya akan kami gunakan untuk memberikan pelayanan terhadap hal itu. Sehingga semakin banyak orang bekerjasama untuk ke depan itu semakin baik, “ujar Bayu.
Untuk pengamanan arus mudik dan arus balik serta antisipasi adanya kecelakaan di laut, Kapolres mengatakan, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan instansi terkait seperti TNI, Basarnas, KP3 Laut serta kapal-kapal penumpang yang melayani rute Wasior-Manokwari PP.
“Dari pihak kapal kami minta untuk selalu memperhatikan keselamatan penumpang dengan menyiapkan alat-alat keselamatan dan di samping itu memantau situasi jika ada gangguan (gelombang besar atau gangguan di laut lainnya), “kata Bayu.
“Serta kami menyiapkan juga tim yang nanti apabila ada gangguan bersama-sama untuk melakukan pertolongan, “ lanjut Kapolres.
Mengingat kondisi cuaca yang tidak stabil terutama angin kencang yang memicu gelombang tinggi, Kapolres mengimbau pihak kapal maupun masyarakat untuk selalu waspada saat akan berlayar. Juga kepada nelayan yang akan melaut agar tetap berhati-hati.
“Selain itu perkiraan BMKG termasuk kondisi cuaca yang diketahui melalui masyarakat juga dapat dijadikan pertimbangan dalam pelaksanaan transportasi tersebut, “pesan Kapolres.
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mansinam 2026 turut dihadiri Wakil Bupati Teluk Wondama Anthonius Alex Marani, Pasi Intel Kodim 1811/TW Lettu Mansuryadi bersama beberapa pimpinan OPD terkait. (Nday)







