WASIOR, Kabartimur.com – Bupati Teluk Wondama, Papua Barat Elysa Auri mengajak umat Kristen Wondama mensyukuri Injil Kristus yang telah mengakar dan terus bertumbuh di Tanah Papua termasuk di Kabupaten Teluk Wondama.
Bupati menekankan bahwa dengan status sebagai Tanah Peradaban Orang Papua, Teluk Wondama memiliki panggilan khusus yakni menjadi contoh hidup takut akan Tuhan. Juga hidup yang damai dan membawa keselamatan bagi banyak orang.
Maka dari itu umat Kristen Wondama hendaknya terus menjadikan terang Injil sebagai penuntun hidup sehingga selalu tercipta keamanan dan kedamaian di Wondama.
“Kita semua harus menyelesaikan persoalan dengan damai dan bijaksana serta menolak segala bentuk sikap intoleran dan perpecahan di antara kita, “pesan bupati lewat sambutan tertulis dibacakan Wakil Bupati Anthonius Alex Marani pada ibadah syukur HUT PI ke-171 di Lapangan Aitumeiri di Mei, Wasior, Kamis, 5 Februari 2026.
Sesuai tema HUT PI ke-171 yakni ‘Pertobatan Mendatangkan Keselamatan, bupati juga mendorong sebagai momentum pertobatan rohani maupun sosial.
Yakni bertobat dari cara hidup yang merusak hubungan baik dengan sesama manusia, bertobat dari sikap yang merusak persaudaraan serta bertobat dari prilaku yang merusak alam ciptaan Tuhan.
“Pertobatan sejati harus terlihat secara nyata dalam kehidupan masyarakat Wondama sehari-hari. Kita hidup saling mengasihi dan menghormati satu dengan yang lain, “pesan Auri.
Lebih lanjut bupati menekankan pentingnya sinergi antara gereja, adat dan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat. Gereja, adat dan pemerintah harus selalu berjalan beiringan.
Gereja dan adat hadir untuk membina iman dan moral sementara Pemda menghadirkan program dan kebijakan yang menyelamatkan.
“Ketika kita bergandengan tangan, berjalan bersama dengan dasar iman dan kasih, maka Wondama yang akan menjadi daerah yang damai, rukun dan sejahtera, “kata Auri.
Ibadah syukur HUT PI di Tanah Papua ke-171 tahun di kota Wasior dihadiri ribuan umat Kristen dari berbagai denominasi gereja. Ibadah dipimpin Pendeta Maya T dan pelayan firman Pendeta Sherly Parinussa.
Turut hadir Wakil Bupati Teluk Wondama Anthonius Alex Marani, Wakil Ketua II DPRK Teluk Wondama Soleman Karubuy serta Ketua Dewan Adat Papua Wondama Adrian Worengga.
Hadir pula para mantan bupati dan wakil bupati Teluk Wondama yakni Bernadus Imburi, Hendrik Mambor, Yohanes Paulus Indubri dan Andarias Kayukatuy. (Nday)







