Hari Bahkti Adyaksa ke-58 Tahun, ini Pencapaian Kajari Manokwari Tahun 2018

  • Whatsapp

MANOKWARI- Tahun 2018, Kajari Manokwari telah menerima 175 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP). Perkara yang dinyatakan lengkap ( P21) sebanyak 150 perkara dan telah dilimpahkan ke pengadilan negeri Manokwari . 148 perkara yang telah mempunyai putusan hakim / inkracht dan telah dieksekusi. Tipiring 5 perkara dan lalu lintas 3 perkara.

Semua perkara tindak pidana umum berasal dari 2 polres yaitu polres Manokwari dan polres Teluk Wondama serta pelimpahan perkara dari kejaksaan tinggi papua sampai saat ini.

Hal tersebut disampaikan oleh kepala Kejari Manokwari Agus Joko Santoso pada acara Hari Bahkti Adyaksa ke-58 tahun yang digelar di halaman kantor Kejari Manokwari, Senin (23/7/18).

Di bidang Tindak Pidana Khusus, Tahun 2018 Kajari Manokwari telah memangani 6 perkara korupsi.1 perkara dari kepolisian baik polda papua barat dan 5 perkaran dari Polres Teluk Wondama. Sementara perkara korupsi yang telah dieksekusi tahun sebanyak 7 perkara.

Baca Juga :   Sosialisasi Virus Corona, Sekda Imbau Dinkes dan Bagian Humas Pasang Baliho

Di bidang kegiatan intelijen penyelidikan, pengamanan dan penggalangan masing-masing 1 kagiatan. 2 kegiatan jaksa masuk sekolah. Tiap Minggu pertama dan ketiga melakukan program jaksa menyapa pada LPP RRI Manokwari lewat dialog interaktif dan disiarkan secara live.

7 kegiatan TP4D ( Tim pengawalan, pengamanan, pembangunan, dan pemerintah daerah), diantaranya 1 kegiatan dengan Pelindo pada proyek pembangunan dermaga ( telah 98% dan dijadwalkan akan rampung pada akhir juli 2018).

2 kegiatan dengan kanwil perbendaharaan Papua Barat yaitu proyek pembangunan gedung keuangan negara (telah selesai dilaksanakan) dan kegiatan biaya ongkos angkut beras bagi PNS di distrik pedalaman.

3 kegiatan pada satker Perumahan Papua Barat yaitu 1 kegiatan untuk rumah swadaya , 1 kegiatan pekerjaan rumah susun dan 1 kegiatan untuk rumah sederhana ( ketiganya dalam proses pekerjaan). 1 kegiatan pada lembaga penjamin Mutu Pendidikan privinsi papua barat yaitu proyek pembangunan jelas besar tahap lll ( dalam proses pekerjaan).

Baca Juga :   Tiba Di Manokwari, Sandiaga Uno Jadi Rebutan Selfi

Untuk kegiatan Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, kejaksaan sebagai pengacara negara telah melakukan 5 MoU dan 2 kegiatan atas surat kuasa melakukan sidang perkara perdata mewakili pemerintah.

Agus mengakui kejaksaan negeri Manokwari masih memiliki keterbatasan personil. Jumlah jaksa sebanyak 12 orang , staf sebanyakn16 orang, dibantu tenaga honor sebanyak 10 orang, amat sangat minim untuk pelaksanaan tugas dengan wilayah kerja yang begitu luas mencakup 4 kabupaten.

Namun pihaknya berusaha semaksimal mungkin sehingga koordinasi dengan instansi terkait dimaksimalkan dan pelayanan terhadap masyrakat dapat terpenuhi. (LB).

Pos terkait