Harganas 2020: Wondama Catatkan 208 Akseptor KB, Lampui Target BKKBN

  • Whatsapp

WASIOR – Kabupaten Teluk Wondama mencatatkan jumlah akseptor atau peserta program Keluarga Berencana (KB) tahun 2020 sebanyak 208 akseptor. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dari target yang dibebankan BKKBN yakni 115 akseptor.

Capaian itu disampaikan pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di halaman Puskesmas Wasior, Senin.

Peringatan Harganas ke-27 dihadiri Bupati Bernadus Imburi, Kepala Dinas Kesehatan dr.Habel Pandelaki, Ketua IDI Teluk Wondama dr.Yoce Kurniawan, Ketua Tim Penggerak PKK Ny.Merlin Lekito dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny.Veybie Simbar juga Kepala DP3AP2KB Elia Parairawai serta sejumlah pejabat lainnya. Ikut hadir sejumlah ibu rumah tangga yang merupakan akseptor KB.

Ketua Panitia Gerson Paduai dalam laporannya menjelaskan, target dari BKKBN untuk Kabupaten Teluk Wondama sebanyak 115 akseptor terdiri atas pengguna IUD/implan sebanyak 7 akseptor, KB suntik 38 akseptor dan KB pil/kondom 70 akseptor.

Dari jumlah itu Teluk Wondama berhasil melampui dua kategori yakni IUD/implan sebanyak 55 akseptor dan KB suntik sebanyak 127 akseptor. Hanya KB pil/kondom yang tidak mencapai target karena yang menggunakan hanya 26 akseptor.

“Tetapi dari jumlah keseluruhan akseptor kita melebihi target yaitu 208 akseptor. Untuk itu kami mengajak seluruh keluarga di Teluk Wondama, segenap jajaran pengelola KB dan instansi terkait untuk bersama-sama menggelorakan kembali program KB melalui upaya revitalisasi yang efektif dalam rangka mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera,“ ujar Gerson.

Bupati Imburi dalam sambutannya menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi bagi keberlanjutan kehidupan. Karena itu dia mengajak semua elemen masyarakat untuk selalu menjaga keutuhan keluarga.

“Keluarga sangat penting karena segala sesuatu yang baik yang menyangkut hidup dan kehidupan ini dimulai dari keluarga. Karena itu semua orang di Wondama saya harapkan agar menjaga (keutuhan) keluarga.

Jika semua keluarga baik maka kampung akan baik, jika semua keluarga di kampung baik maka distrik akan baik dan jika keluarga di distrik semua baik maka kabupaten ini akan baik, “ pesan orang nomor satu Wondama.

Pada kesempatan itu bupati bersama rombongan melihat langsung proses pemasangan IUD/implan pada salah seorang ibu rumah tangga. (Nday)

Pos terkait