Gubernur Minta Pembangunan PLTH di Pegaf Perhatikan Amdal

  • Whatsapp

MANOKWARI-Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan minta Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Hidro (PLTH) di Pegaf agar memperhatikan Amdal. Hal ini dikatakan Gubernur Pada acara Konsultasi Publik Rencana Pembangunan PLTH di Pegaf, di hotel Aston Niu (6/5)

Bukan tanpa alasan gubernur berkata demikian. Menurutnya, kabupaten Pegaf menjadi daerah dengan potensi bencana tinggi di Papua Barat. Oleh karena itu, rencana pembangunan PLTH di daerah tersebut sangat perlu memperhatian dampak terhadap lingkungan.

“Pegaf menjadi daerah dengan potensi tinggi bencana, sehingga nanti dalam pemanfaatan ruang ataupun kawasan yang diperuntukkan untuk pembangunan listrik ini, perlu dikaji lebih lanjut. Selain memiliki dampak positif, pembangunan PLTH juga memiliki dampak negatif, maka perlu dilakukan studi analisis mengenai dampak terhadap lingkungan (amdal),” kata Gubernur.

“Ketika dibendung air akan naik, pemukiman dan lahan pertanian sekitaran aliran sungai mungkin akan tergenang, itu perlu dikaji lebih lanjut, sehingga tidak meninggalkan air mata tapi meninggalkan mata air,” Lanjut gubernur.

Dirinya mengajak seluruh OPD terkait untuk menindaklanjuti rencana pembangunan PLTH sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Gubernur berharap semua pihak ikut memberikan masukan, saran, dan rekomendasi positif, sehingga dalam pemanfaatan lahan tidak menyentuh hutan lindung maupun hutan konservasi. Tetap memperhatikan kepentingan rakyat. Gubernur juga minta rekomendasi kepada kementerian maupun lembaga terkait yang berkaitan dengan pemanfaatan hutan maupun lingkungan.

Pos terkait