WASIOR, Kabartimur.com – Wakil Bupati Teluk Wondama, Papua Barat, Anthonius Alex Marani mengajak para pejabat bersama para ASN, anggota DPRK juga warga yang memiliki penghasilan tetap agar lebih sering berbelanja di pasar rakyat.
Dengan berbelanja di pasar rakyat maka tidak saja akan menggerakkan ekonomi lokal.
Tetapi juga secara langsung mendukung pedagang kecil terutama mama-mama Papua juga para petani dan nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil kebun maupun hasil laut.
“Saya imbau kepada para pejabat dan para ASN, anggota DPRK, masyarakat yang punya penghasilan dari negara, kalau bisa kita sisihkan beberapa rupiah, ya paling tidak belanjanya di pasar (rakyat), “kata Alex usai berbelanja di Pasar Soyar Wasior, Sabtu, 7 Februari 2026.
Wakil Bupati mengatakan kerap menerima keluhan dari para pedagang pasar terutama mama-mama Papua di Pasar Sentral Iriati maupun Pasar Soyar Wasior perihal kondisi pasar yang sepi pembeli sehingga barang jualan mereka menjadi tidak laku.
Dia mengakui pasar yang sepi pembeli tidak lepas dari situasi perekonomian daerah yang belum sepenuhnya membaik.
Namun menurut Alex daya beli masyarakat yang menurun tidak hanya terjadi di Wondama saja tetapi terjadi pula di banyak daerah lain di Papua juga di wilayah Indonesia lainnya sebagai dampak dari kondisi perekonomian nasional yang masih lesu.
“Kondisi sepi ini mungkin juga karena saat ini kita baru masuk awal tahun sehingga para ASN hanya terima gaji saja, kegiatan-kegiatan lain yang bisa menghasilkan uang itu belum jalan, “ujar Alex.
Selain itu, lanjut wakil bupati, pasar rakyat menjadi sepi pembeli karena saat ini banyak kios-kios di pinggir jalan yang ikut menjual komoditi seperti sayur-sayuran, bumbu dapur dan hasil kebun lainnya yang selama ini hanya dijual di pasar rakyat.
Akibatnya warga lebih memilih membeli di pinggir jalan daripada masuk ke dalam pasar sehingga pasar rakyat menjadi sepi pembeli.
“Ini ke depan kita akan tertibkan dengan dinas terkait supaya mengatur sehingga yang mau menjual seperti rica (cabai), kangkung yang ada di pasar itu paling tidak harus kembali ke pasar sehingga pembeli bisa semua kembali masuk ke pasar, “kata eks Kepala Distrik Wasior ini.
Setiap Bulan Belanja di Pasar
Terlepas dari itu, wakil bupati tetap mengimbau para pejabat khususnya para pimpinan perangkat daerah bersama ASN untuk lebih sering belanja di pasar rakyat demi menggerakkan perekonomian lokal.
Orang nomor dua Pemkab Wondama ini mengatakan dirinya telah menjadwalkan untuk secara rutin berbelanja di pasar rakyat di kota Wasior.
Setidaknya sekali setiap bulan dirinya turun langsung berbelanja di pasar rakyat yang juga menjadi sarana untuk menyapa masyarakat.
Sebagaimana pada Sabtu, 7 Februari 2026. Wakil bupati turun langsung berbelanja di Pasar Soyar Wasior. Alex mendatangi satu persatu stan para pedagang untuk membeli berbagai jenis komiditi yang dijual.
Mulai dari sayuran, bumbu-bumbuan, ikan, buah-buahan, pinang, sagu hingga daging diborong orang nomor dua Pemkab Wondama ini.
Dia berharap, apa yang sering kali dilakukan dirinya bersama Bupati Elysa Auri bisa diikuti para pejabat daerah lainnya terutama demi untuk mengangkat perekoniman masyarakat kecil.
“Untuk saya secara pribadi, ke depan kalau Tuhan sayang, saya setiap bulan akan turun ke pasar. Bergantian dari Pasar Iriati dan Pasar Soyar.
Bulan ini saya turun di Pasar Iriati, bulan depan saya turun habiskan 10 sampai 20 juta di Pasar Soyar. Itu saya punya komitmen, “cetus eks Kepala Distrik Wasior ini. (Nday)







